Kamis, 22 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 64
(Foto: Nurito)
Sebanyak 518 atlet dari 71 tim mengikuti Invitasi Cabang Olahraga Panahan Pelajar Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Stadion Gongseng, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
"Melahirkan atlet-atlet potensial"
Kompetisi yang berlangsung hingga Sabtu (24/10) ini menjadi wadah bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan, mengukur hasil pembinaan, sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, panahan bukan sekadar olahraga yang mengandalkan ketepatan membidik sasaran, tetapi juga melatih konsentrasi, ketenangan, kedisiplinan, dan pengendalian diri.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, serta berorientasi pada prestasi.
"Melalui invitasi ini, saya berharap para pelajar dapat memperoleh pengalaman bertanding, meningkatkan kemampuan teknik, serta mengukur hasil latihan yang telah dilakukan bersama para pelatih," ujarnya, Kamis (22/10).
Andri menjelaskan, tingginya partisipasi dalam kegiatan ini menunjukkan besarnya animo terhadap cabang olahraga panahan.
"Kompetisi ini saya harapkan dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama klub, daerah, hingga Indonesia di kancah internasional," terangnya.
Ia memaparkan, panahan merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam berbagai ajang multi-event, mulai dari Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
"Untuk level internasional, panahan juga dipertandingkan pada SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade," ungkapnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah, KONI, pengurus cabang olahraga, serta klub untuk terus memperkuat pembinaan atlet sejak usia pelajar.
"Saya minta semua peserta agar konsisten menjalani latihan secara disiplin untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang membanggakan," ucapnya.
Ia berpesan agar seluruh atlet bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati sesama peserta, serta mematuhi peraturan pertandingan.
" Tunjukkan kemampuan terbaiknya, tetapi jangan pernah melupakan nilai kejujuran dan rasa hormat kepada lawan," pesannya.
Kepala Bidang Prestasi Olahraga Dispora DKI Jakarta, Rahman Defiandi menambahkan, invitasi ini bertujuan mengukur hasil pembinaan yang dilakukan Pengurus Provinsi (Pengprov), Pengurus Kota, dan Pengurus Kabupaten Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI), Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP), Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD), serta klub masing-masing.
Selain menjadi sarana evaluasi pembinaan, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada atlet untuk menambah jam terbang dan mempererat hubungan antaratlet maupun pelatih.
"Ini sebagai media untuk menambah pengalaman bertanding bagi atlet dan ajang silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan sesama atlet dan pelatih," bebernya.
Rahman menuturkan, 518 atlet yang tergabung dalam 71 tim tersebut tidak hanya berasal dari DKI Jakarta, tetapi juga dari sejumlah daerah lain, di antaranya Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Blora, Kota Bandung, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Tangerang.
"Penyelenggaraan invitasi ini merupakan hasil kolaborasi Dispora DKI Jakarta dengan Pengprov PERPANI DKI Jakarta," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang atlet muda panahan, Dafiya Halwa Faradisa mengaku optimistis mampu menembus tiga besar dalam kompetisi tersebut. Atlet dari DAD Club, Jakarta Timur ini mengandalkan pengalaman bertanding yang sudah diperolehnya dalam berbagai kejuaraan.
"Saya sudah rutin berlatih supaya siap dalam setiap kompetisi dan terus berdoa agar dapat menuai hasil terbaik," tandasnya.