Jumat, 23 Oktober 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 294
(Foto: Anita Karyati)
Pelayanan Terpadu Keliling (Peduli) Pulau Plus yang diadakan Unit Pengelola Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UP PM-PTSP) Kepulauan Seribu di Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan melayani sebanyak 73 warga.
"Membantu warga"
Kepala UP PM-PTSP Kepulauan Seribu, Wachid Wahyudi mengatakan, kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi untuk mendekatkan akses pelayanan publik kepada masyarakat di wilayah kepulauan.
Menurutnya, instansi yang terlibat antara lain Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP), Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Utara, Bank Jakarta, Imigrasi, hingga kepolisian.
"Berbagai layanan kami hadirkan dalam satu lokasi agar warga lebih mudah mengurus kebutuhan administrasi tanpa harus bepergian ke luar pulau," ujarnya, Jumat (23/10).
Wachid menjelaskan, layanan yang disediakan mencakup administrasi kependudukan, perpajakan, pertanahan, perbankan, keimigrasian, serta konsultasi administrasi lainnya.
"Sebanyak 73 warga sudah memanfaatkan layanan tersebut untuk mendapatkan informasi dan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing," terangnya.
Wachid berharap, kegiatan Peduli Pulau Plus dapat terus meningkatkan kemudahan akses pelayanan publik sekaligus mendorong ketertiban administrasi masyarakat Kepulauan Seribu.
"InsyaAllah, layanan ini akan terus berkeliling ke permukiman warga lainnya hingga akhir tahun," ungkapnya.
Perwakilan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Jakarta Pulau Pramuka, Cucu Zaelani menambahkan, keikutsertaan Bank Jakarta bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan perbankan.
Layanan yang diberikan meliputi penggantian kartu, pembukaan rekening, aktivasi layanan perbankan bergerak (mobile banking), serta konsultasi perbankan.
"Kami ingin membantu warga memenuhi kebutuhan perbankan dengan lebih mudah tanpa harus pergi ke pulau lain," bebernya.
Sementara itu, salah seorang warga Pulau Lancang, Lela (38) mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Sebab, layanan terpadu ini sangat membantu warga, terutama dalam mengurus perpanjangan paspor tanpa harus bepergian ke daratan Jakarta.
"Saya berharap kegiatan seperti ini terus hadir di Pulau Lancang," tandasnya.