Jumat, 23 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 121
(Foto: Istimewa)
Sebanyak 14 orang pelaku pembuangan sampah sembarangan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dua lokasi berbeda di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada Kamis (22/10) malam hingga Jumat (23/10) pagi ini.
"Dua lokasi pengawasan"
Lurah Lubang Buaya, Latiful Syamsi mengatakan, OTT dilakukan menyusul maraknya aktivitas pembuangan sampah sembarangan di Jalan Raya Lubang Buaya dan Jalan Rawa Binong.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, pihak kelurahan mengerahkan 15 personel untuk melakukan pengawasan dan penindakan di lokasi rawan.
"Hasilnya ada 14 orang yang berhasil kita tangkap saat dipergoki membuang sampah sembarangan di dua lokasi pengawasan," ujarnya, Jumat (23/10).
Latiful menjelaskan, dari hasil penindakan, petugas mengamankan 30 kantong dan karung berisi sampah yang dibawa para pelaku.
"Masing-masing pelaku diketahui membawa satu hingga tiga kantong sampah," terangnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Lubang Buaya, Fani Zamzam Wahyuadi menuturkan, petugas melakukan pengawasan dengan mengenakan pakaian seragam agar tidak diketahui oleh para pelaku.
"Mereka berjaga di sejumlah titik yang selama ini kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah liar. Pengawasan melibatkan unsur Satpol PP, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta staf ASN Kelurahan Lubang Buaya," terangnya.
Ia berharap, pengawasan dan penindakan tegas terhadap pelaku buang sampah sembarangan ini dapat memberikan efek jera.
"Saat kita amankan, mereka tidak bisa mengelak karena nyata-nyata membuang sampah sembarangan. Mereka langsung kami bawa ke kantor kelurahan untuk diproses BAP," ungkapnya.
Fani menambahkan, setelah dilakukan pendataan dan pemeriksaan, seluruh pelaku diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Petugas juga memberikan sanksi denda administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami ingatkan kembali kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Sebab, selain membuat lingkungan terlihat kumuh, sampah ini juga rawan memicu menjangkitnya penyakit," tandasnya.