Rabu, 15 Juli 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 108
(Foto: Istimewa)
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta, akan mengirimkan 10 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti Dutch Training and Exposure Programme (Dutep) 2026 di Rotterdam, Belanda pada awal September mendatang.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta, Dyan Airlangga mengatakan, program ini merupakan kerja sama sister city Jakarta dengan Rotterdam, Belanda, untuk membentuk aparatur sipil negara (ASN) berkualitas dan kompeten di bidang pengelolaan tata air.
Membentuk ASN berkualitas dan kompeten di bidang pengelolaan tata air.
Rencananya, ungkap Dyan, 10 ASN Pemprov DKI akan mengikuti proses pelatihan dan magang di beberapa organisasi di Belanda melalui program Dutep selama delapan pekan, mulai awal September hingga akhir Oktober mendatang.
Dijelaskan Dyan, mereka yang terpilih ini sudah mengikuti tahapan pendaftaran dan seleksi ketat.
"Kami mengajukan 15 nama calon ke penyelenggara program Dutep untuk diseleksi, sehingga terpilih 10 peserta yang akan mengikuti pelatihan kerja dan pemagangan di kota Rotterdam, Belanda," ujar Dyan Airlangga saat menghadiri kegiatan Pre Deparure peserta program Dutep 2026, Rabu (15/7).
Ia mengungkapkan, pertemuan hari ini mendiskusikan rencana aksi 10 ASN selama mengikuti pelatihan dan magang di Rotterdam.
"Salah satu alumni Dutep 2024 memaparkan pengetahuannya seputar pengelolaan air selama pelatihan di Rotterdam, dan ini sudah diimpelemtasikan di kota Jakarta Timur," ungkapnya.
Ia menjelaskan, 10 peserta Dutep 2026 akan melakukan pelatihan dan magang di beberapa organisasi yakni City of Rotterdam, Waterboard Defland, Van Oord, NX Filtration dan Boman Water Management.
"Kami berharap setelah merampungkan magang, peserta mampu melahirkan inovasi baru seputar tata kelola air untuk diterapkan di Jakarta menuju kota global," jelasnya.
Perwakilan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Yvonne Klerks menambahkan, Pemprov DKI Jakarta secara konsisten memanfaatkan Dutep untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, hubungan kota kembar dengan Rotterdam. Serta mendorong pertukaran ide yang mendukung agenda pembangunan kota yang berkelanjutan.
"Kegiatan hari ini untuk mempresentasikan rencana aksi peserta Dutep 2026, sekaligus memastikan bahwa peringatan hari jadi Jakarta yang ke-500 tidak hanya menjadi perayaan sejarah, tetapi juga tonggak sejarah membentuk masa depan," tandasnya.