Rabu, 21 Oktober 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 255
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Selatan memangkas 32 pohon rawan tumbang di Kecamatan Cilandak dan Kecamatan Pasar Minggu. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko pohon atau dahan patah dan tumbang akibat angin kencang maupun hujan.
"Program Rabu Menoping"
Pengawas Penopingan Sudin Tamhut Jakarta Selatan, Sobari mengatakan, pemangkasan tersebut merupakan bagian dari program Rabu Menoping yang rutin dilaksanakan dengan menyasar kecamatan-kecamatan di Jakarta Selatan.
"Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Rabu Menoping yang rutin kita lakukan berkeliling kecamatan se-Jakarta Selatan," ujarnya, Rabu (21/10).
Sobari menjelaskan, kegiatan pemangkasan melibatkan seluruh personel Pasukan Hijau yang bertugas di 10 kecamatan di Jakarta Selatan.
Berdasarkan jenisnya, pohon glodogan menjadi yang terbanyak dipangkas, mencapai tujuh pohon. Selanjutnya, enam pohon beringin dan lima pohon mahoni.
"Sisanya merupakan berbagai jenis pohon lain dengan jumlah satu hingga dua pohon untuk setiap jenis," terangnya.
Menurutnya, pohon-pohon yang dipangkas merupakan hasil pemantauan petugas di lapangan serta usulan atau permintaan masyarakat yang menilai kondisi pohon perlu mendapat penanganan.
"Pohon-pohon yang kita pangkas ini, selain merupakan hasil monitoring di lapangan, pohon yang dipangkas juga merupakan usulan atau permintaan masyarakat," ungkapnya.
Ia berharap, pemangkasan tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dari risiko pohon tumbang. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mencegah gangguan terhadap kabel listrik akibat ranting yang terlalu rimbun serta membuat lingkungan lebih terang, bersih, dan nyaman.
"Saya imbau warga apabila melihat pohon-pohon yang strukturnya sudah mengkhawatirkan, segera melapor ke pemerintah setempat atau langsung ke kami. Semoga upaya kita bersama dapat mencegah terjadinya hal-hal negatif nantinya," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Ricky mengapresiasi pemangkasan yang dilakukan Pasukan Hijau karena membuat kondisi lingkungan menjadi lebih terang, terutama pada malam hari.
"Pohon yang terlalu rimbun biasa menghalangi cahaya lampu penerangan jalan saat malam hari. Adanya pemangkasan ini membuat kami merasa lebih dan nyaman," tandasnya.