Sabtu, 17 Oktober 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 132
(Foto: Reza Pratama Putra)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengajak keluarga besar Purna Aktivis Pramuka dan Dewan Kerja (PADK) ke-22 untuk terus memperkuat persaudaraan dan melanjutkan pengabdian kepada masyarakat meskipun masa tugas dalam organisasi telah berakhir.
Ajakan tersebut disampaikan Rano Karno saat menghadiri Malam Ramah Tamah Temu Nasional (Tenas) PADK 2026 di Balai Kota Jakarta, Sabtu (17/10).
"pengabdian harus tetap menjadi pegangan,"
Rano berharap, Tenas PADK tidak sekadar menjadi ajang reuni, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai kepramukaan di tengah perkembangan zaman.
"Zaman boleh berubah, tapi nilai-nilai dasar seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat pengabdian harus tetap menjadi pegangan dan harus kita tingkatkan," ujar Rano.
Rano yang juga menjabat Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta berharap, rangkaian kegiatan Tenas PADK memberikan pengalaman dan kenangan berkesan bagi seluruh peserta.
Rano juga mengajak mereka memanfaatkan kesempatan selama berada di ibu kota untuk mengenal perkembangan Jakarta sekaligus kekayaan sejarah dan budayanya, seperti Monumen Nasional (Monas) hingga Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan.
Selain itu, Rano turut mengundang peserta menghadiri perayaan Hari Kebudayaan Nasional di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (18/10). Kegiatan tersebut melibatkan para sultan, raja, dan keluarga kerajaan dari berbagai daerah di Nusantara bersama warga Jakarta.
"Selamat menikmati ramah tamah. Kiranya kebersamaan ini membawa kebahagiaan dan semangat baru untuk terus berkarya bagi Gerakan Pramuka dan masyarakat di Indonesia serta di daerah kita masing-masing," imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo menambahkan, pengalaman berorganisasi di PADK merupakan bekal penting untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, Tenas PADK dapat menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, dan merumuskan langkah nyata bagi kemajuan Gerakan Pramuka. Pengalaman dan kompetensi para purna juga dapat memperkuat pembinaan, mendorong inovasi, serta membangun kemitraan strategis dengan kwartir di daerah masing-masing.
"Pengabdian dalam Gerakan Pramuka tidak hanya berhenti ketika masa jabatan berakhir. Semangat pengabdian harus terus berlanjut serta dapat hadir dalam karya nyata untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia yang kita cintai bersama," katanya saat membacakan sambutan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso.