Kamis, 24 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 185
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 288 pelajar sekolah dasar (SD) yang tergabung dalam 36 regu mengikuti Lomba Regu Prestasi (LRP) Penggalang Pramuka Jenjang SD Tahun 2026 di Plaza Barat Kantor Wali Kota Jakarta Utara.
"Ruang untuk berpikir, bereksperimen, berkarya"
Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan mengatakan, LRP menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun karakter sejak dini.
Ia mengajak peserta tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi menjadikan setiap tantangan sebagai pengalaman untuk belajar dan berkembang.
"Berani belajar, mencoba, berinovasi, dan menunjukkan potensi terbaik. Menang atau kalah adalah bagian dari perlombaan, sedangkan pengalaman, keterampilan, persahabatan, dan karakter menjadi bekal berharga," ujarnya, Kamis (24/9).
Fredy menjelaskan, nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh.
Menurutnya, tema LRP 2026, "Cerdas, Kreatif, dan Berani Berkarya", relevan dengan tantangan generasi muda di tengah perubahan zaman. Kecerdasan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan bekerja sama.
"Anak-anak perlu diberi ruang untuk berpikir, bereksperimen, berkarya, dan berani menunjukkan potensinya. Tidak semua keberhasilan harus dimulai dari sesuatu yang besar," terangnya.
Fredy berharap, LRP terus menjadi ruang bagi pelajar untuk mengasah bakat, keterampilan, kreativitas, kepercayaan diri, dan jiwa kepemimpinan.
"Mereka adalah generasi penerus Jakarta. Jadilah anak-anak yang tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter, kreatif, dan berani mengambil peran untuk memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat," ungkapnya.
Kepala Seksi SD Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Utara, Mulyadi memaparkan, LRP merupakan perlombaan berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kota, hingga provinsi. Peserta tingkat kota merupakan anggota Pramuka Penggalang yang telah menjadi juara di tingkat ranting.
"Tahun ini ada 36 regu dengan total 288 pelajar. Juara tingkat kota dari Sudin Pendidikan Wilayah I dan II selanjutnya mewakili Jakarta Utara di tingkat provinsi," bebernya.
Mulyadi menambahkan, perlombaan berlangsung selama satu hari dengan memanfaatkan halaman dan fasilitas Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Jakarta Utara.
Dewan juri melibatkan pembina dan pelatih Pramuka serta tenaga profesional yang berkompeten sesuai dengan bidang perlombaan. Pelaksanaan kegiatan juga didukung unsur Sudin Pendidikan Wilayah I dan II, Kwarcab Jakarta Utara, kepala sekolah, dan pembina Pramuka.
"LRP tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga melatih karakter, kemandirian, kerja sama, dan keterampilan yang dapat menjadi bekal anak-anak di masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang siswi SDN Kelapa Gading Timur 01, Resti Aprilia (10) mengaku antusias mengikuti LRP, meski baru kali pertama mengikuti perlombaan tingkat kota setelah sebelumnya menjalani seleksi di sekolah.
"Seru dan menyenangkan. Ada tiga jenis lomba yang diikuti, salah satunya pertolongan pertama pada kecelakaan atau P3K," tandasnya.