CiLung Fest 2026 Momentum Bangun Kepedulian Warga terhadap Perairan Jakarta

Jumat, 16 Oktober 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 320

Cilung festival 2026 otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta akan menggelar Festival Perahu Cinta Lingkungan (CiLung Fest) 2026 di Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara, Minggu (18/10) mendatang.

Festival ini akan dimeriahkan parade 43 perahu berbahan botol plastik bekas hasil karya Pasukan Orange. Kegiatan tersebut juga digelar untuk memperingati Hari Sungai Sedunia sekaligus menyongsong lima abad Jakarta.

"Festival jadi bagian dari program berkelanjutan,"

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Bun Joi Phiau mengapresiasi penyelenggaraan CiLung Fest 2026. Menurutnya, pemanfaatan botol plastik bekas menjadi perahu menunjukkan bahwa sampah dapat diolah menjadi barang yang memiliki nilai guna.

Ia menilai, pelibatan masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti naik perahu gratis, pameran foto, dan pelepasan benih ikan juga menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan.

"Momentumnya juga pas, bertepatan dengan Hari Sungai Sedunia dan menjelang lima abad Kota Jakarta," ujarnya, Jumat (16/10).

Meski demikian, Bun mengingatkan bahwa edukasi melalui festival saja tidak cukup. Kegiatan tersebut harus diikuti perubahan perilaku masyarakat dan langkah nyata untuk memperbaiki kualitas lingkungan agar tidak berhenti sebagai acara seremonial.

Ia pun mendorong DLH DKI mengevaluasi dampak CiLung Fest terhadap perilaku masyarakat, termasuk peningkatan pemilahan sampah di tingkat RT/RW dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

"Masukan kami, DLH perlu mengukur dampaknya, misalnya seberapa jauh kegiatan ini meningkatkan pemilahan sampah di tingkat RT/RW dan mengurangi plastik sekali pakai, sehingga festival menjadi bagian dari program berkelanjutan," katanya.

Selain memperkuat edukasi, Bun meminta DLH DKI meningkatkan upaya konkret untuk mengatasi pencemaran sungai, danau, dan situ melalui pengawasan yang lebih ketat.

"Termasuk sanksi bagi pelanggar. Pelanggaran harus ditindak dengan sanksi tegas," tegasnya.

Bun juga mendorong perbaikan sistem pemantauan kualitas air yang dilakukan secara berkala dan transparan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui kondisi perairan sekaligus turut mengawasi upaya pengendalian pencemaran.

Di sisi lain, pengelolaan sampah dari hulu perlu diperkuat melalui pemilahan sejak dari sumber, pengembangan bank sampah, serta penanganan sampah di bantaran sungai dan kawasan situ.

Menurut Bun, pemeliharaan rutin perairan, pengerukan, dan perlindungan kawasan resapan air juga harus dilakukan secara konsisten dengan alokasi anggaran yang jelas dan terukur agar pelaksanaannya berjalan optimal.

"Kami di DPRD akan mengawal agar target kebersihan perairan Jakarta menjelang lima abad benar-benar tercapai dan bisa dirasakan warga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Cilung Festival 2026 ist

CiLung Fest 2026, Upaya Dorong Kebiasaan Warga Pilah Sampah dari Rumah

Senin, 12 Oktober 2026 460

IMG 20260725 WA0005

Festival Ciliwung Jadi Ajang Kampanye Pelestarian Sungai

Sabtu, 25 Juli 2026 1098

Kemeriahan Festival Cilung 2025

Parade Perahu Botol Plastik Meriahkan Festival Ciliwung 2025

Minggu, 28 September 2025 2494

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29673

Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 7906

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11732

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 4056

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1422

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks