Senin, 12 Oktober 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 134
(Foto: Istimewa)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik dan menjaga kebersihan sungai serta danau melalui Festival Perahu Cinta Lingkungan (CiLung Fest) 2026 yang berlangsung di Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara, Minggu (18/10) kemarin.
Kegiatan tersebut melibatkan 43 perahu yang dibuat dari botol plastik bekas hasil kreativitas Pasukan Orange Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
"sampah plastik masih dapat dimanfaatkan kembali,"
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi mengatakan, kegiatan tersebut mengajak masyarakat melihat kembali potensi barang bekas yang masih dapat dimanfaatkan.
Ia menyampaikan, di sisi lain, festival tersebut menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya mengurangi sampah plastik dan mencegah sampah masuk ke badan air.
Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan sungai dan danau perlu dibangun melalui kebiasaan sehari-hari, terutama dengan memilah sampah dan tidak membuangnya sembarangan.
“Melalui festival ini, kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik masih dapat dimanfaatkan kembali jika dikelola dengan baik. Namun, yang terpenting adalah mencegah sampah masuk ke badan air dengan memilah sampah dan tidak membuangnya sembarangan,” ujarnya, Senin (12/10).
Dudi menjelaskan, upaya menjaga lingkungan tidak harus dimulai dengan langkah besar. Masyarakat dapat berkontribusi melalui kebiasaan membawa botol minum sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah berdasarkan jenisnya, serta menyalurkan bahan yang dapat didaur ulang ke bank sampah.
“Kebiasaan tersebut diharapkan tidak hanya dilakukan selama festival berlangsung, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat,” katanya.
Kepala Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS BA) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dadang Cahya Rusdiana menjelaskan, 43 perahu yang ditampilkan dalam parade merupakan hasil kreativitas Pasukan Orange DLH dari UPS BA dengan memanfaatkan botol plastik bekas.
Karya tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa barang yang telah digunakan masih memiliki nilai guna apabila dikelola secara tepat.
Ia mengatakan, kreativitas Pasukan Orange Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan lingkungan kepada masyarakat melalui kegiatan yang menarik dan mudah dipahami.
“Maka itu, masyarakat yang hadir mengikuti berbagai kegiatan interaktif, mulai dari menaiki Perahu CiLung secara gratis, edukasi pemilahan sampah, pelepasan benih ikan, hingga pameran foto Festival CiLung tahun lalu,” katanya.
Sebagai informasi, Festival Perahu Cinta Lingkungan (CiLung Fest) 2026 merupakan bagian dari peringatan Hari Sungai Sedunia sekaligus menyongsong lima abad Kota Jakarta. Selain parade perahu, berbagai kegiatan interaktif dihadirkan untuk mengajak warga mengenal pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga ekosistem perairan.
Melalui CiLung Fest 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong masyarakat untuk mengambil peran dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari rumah masing-masing. Pemilahan sampah, pengurangan plastik sekali pakai, dan pemanfaatan kembali barang bekas menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menjaga sungai, situ, dan danau di Jakarta tetap bersih serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama,” tandasnya.