Pelajar di Jakut Diajak Jauhi Tawuran

Kamis, 15 Oktober 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 288

Pelajar di Jakut Diajak Jauhi Tawuran

(Foto: Anita Karyati)

Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Utara menggelar Roadshow Jakarta Damai bertajuk "Pelajar Bersatu, Tawuran Berlalu" di SMK Perguruan Cikini, Jalan Alur Laut, Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 pelajar sekolah tersebut. 

"Menyelesaikan perbedaan melalui dialog"

Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Utara, Reza Pahlevi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran pelajar dalam menyelesaikan konflik secara damai dan menghindari tindakan kekerasan. 

"Kegiatan hari ini merupakan angkatan keempat setelah sebelumnya digelar di tiga sekolah lain. Melalui kegiatan ini, kami mengajak pelajar menyelesaikan perbedaan melalui dialog dan saling menghargai, bukan dengan kekerasan," ujarnya, Kamis (15/10).

Reza menjelaskan, upaya pencegahan tawuran membutuhkan sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan pihak sekolah. Karena itu, sosialisasi akan terus diperluas ke sekolah-sekolah lain di Jakarta Utara.

Ia berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran pelajar untuk menjaga pergaulan, menghindari tindakan negatif, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan damai.

"Pekan depan, rangkaian roadshow dijadwalkan berlanjut ke SMK Nusantara di Kelurahan Tugu Utara," terangnya.

Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Widodo mengingatkan pelajar agar tidak mudah terprovokasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

"Salurkan energi masa muda untuk hal-hal berprestasi. Jangan korbankan masa depan demi solidaritas yang keliru, karena tawuran dapat berujung pada proses hukum serta merugikan orang tua dan sekolah," ungkapnya.

Sementara itu, siswa kelas XI SMK Perguruan Cikini, Muhammad Raihan (17) mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai cara menyikapi konflik antar pelajar. Sosialisasi tersebut juga membuka wawasannya tentang batasan hukum dan dampak tawuran.

"Sosialisasi ini sangat membuka pikiran kami untuk lebih cerdas menyaring ajakan negatif di luar sekolah dan fokus mengejar kompetensi kejuruan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260623 WA0095

Kesbangpol Jakbar Gelar Dialog Peningkatan Kerukunan Umat Beragama

Selasa, 23 Juni 2026 885

Pelajar di Jakut Dibekali Pemahaman Etika dan Budaya Politik

Pemilih Pemula di Jakut Diedukasi Etika dan Budaya Politik

Rabu, 30 September 2026 313

Bakesbangpol DKI Gelar Ngopi Cetar di RPTRA Kebon Sirih

Bakesbangpol Ajak Warga Jaga Kondusifitas Wilayah

Rabu, 10 Desember 2025 906

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29913

Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14188

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 2966

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1732

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 2006

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks