Pemilih Pemula di Jakut Diedukasi Etika dan Budaya Politik

Rabu, 30 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 106

Pelajar di Jakut Dibekali Pemahaman Etika dan Budaya Politik

(Foto: Anita Karyati)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menggelar kegiatan Peningkatan Etika dan Budaya Politik dalam Berdemokrasi. Kegiatan tersebut diikuti 100 pelajar tingkat SMA dan sederajat serta perwakilan organisasi kepemudaan di Jakarta Utara. 

"Berbeda pilihan bukan alasan untuk bermusuhan"

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan mengatakan, pembekalan ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda, khususnya pemilih pemula, mengenai hak politik dan pentingnya berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.

"Pemuda terpelajar memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan dan perkembangan bangsa. Untuk itu, keterlibatan pemilih pemula dalam kehidupan demokrasi perlu diiringi pemahaman mengenai hak politik serta sikap yang bertanggung jawab," ujarnya, di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (30/9).

Fredy, pemilihan umum (Pemilu) menjadi momentum penting bagi pemilih pemula karena menjadi kesempatan pertama bagi mereka untuk menggunakan hak politik sebagai warga negara.

"Jangan menganggap satu suara tidak berarti. Setiap suara merupakan bentuk partisipasi warga negara yang harus disertai sikap dewasa dan bertanggung jawab," terangnya.

Ia berpesan agar para pelajar tidak mudah terpengaruh berita bohong, provokasi, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum terbukti kebenarannya.

"Penggunaan media sosial harus dilakukan secara bijak dengan membiasakan diri memeriksa serta membedakan informasi yang benar dari informasi yang menyesatkan," ungkapnya.

Fredy mengingatkan, perbedaan pilihan tidak boleh menjadi alasan untuk bermusuhan. Menurutnya, perbedaan merupakan bagian dari demokrasi, sedangkan menjaga persatuan menjadi tanggung jawab bersama.

"Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berdemokrasi. Berbeda pilihan bukan alasan untuk bermusuhan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Utara, Muhammad Reza Pahlevi memaparkan, kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi untuk mengetahui pemahaman peserta mengenai etika politik sekaligus melihat sejauh mana prinsip demokrasi dipahami generasi muda.

"Dalam forum ini kami menghadirkan narasumber berkompeten dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU)," bebernya.

Ia berharap, pembekalan tersebut dapat membentuk pemilih pemula yang tidak hanya memahami hak pilih, tetapi juga mampu menyikapi perbedaan secara dewasa dan turut menjaga kehidupan demokrasi.

"Fokus sasaran kami adalah pelajar yang baru menginjak usia 17 tahun. Kami ingin pemilih pemula tidak sekadar menyalurkan suara, tetapi juga memahami proses demokrasi di Indonesia," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Bawaslu DKI Gelar Rapat Koordinasi Bersama Pegiat Pemilu

Bawaslu DKI Serap Masukan Pegiat Pemilu

Kamis, 06 Februari 2025 1934

Pramono rano gub dki rezap

Hadapi Geopolitik Global dan El Nino, DKI Siapkan Relaksasi Pajak

Jumat, 17 April 2026 1088

Bakesbangpol DKI Gelar Ngopi Cetar di RPTRA Kebon Sirih

Bakesbangpol Ajak Warga Jaga Kondusifitas Wilayah

Rabu, 10 Desember 2025 864

BERITA POPULER
895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1307

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1335

Hbkb rasuna said bilal

Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

Kamis, 24 September 2026 1305

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 1156

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 1029

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks