Rabu, 14 Oktober 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Erikyanri Maulana 493
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu menanam bawang merah di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Perempuan Nelayan, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Rabu (14/10).
Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong pengembangan tanaman pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
"tanaman pangan lokal,"
Kepala Seksi Ketahanan Pangan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Helena Simarmata mengatakan, penanaman dilakukan di lahan seluas 30 meter persegi dengan menggunakan lima kilogram bibit bawang merah yang ditanam pada 304 lubang tanam.
“Hari ini kami melakukan penanaman bersama sekaligus menyerahkan bantuan bibit bawang merah dan pupuk asam humat,” ujarnya, Rabu (14/10).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemantauan tanaman pangan lokal, termasuk tanaman kecubung, serta pembinaan kelompok tani. Salah satunya melalui sosialisasi program Kampung Mandiri Pangan kepada Kelompok Tani (Poktan) Pari Sejahtera.
Menurut Helena, pemantauan dan pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan pemanfaatan lahan serta mendorong kelompok tani mengembangkan potensi pangan lokal secara berkelanjutan.
“Semoga mereka semakin aktif memanfaatkan lahan untuk mengembangkan tanaman pangan lokal dan mendukung kemandirian pangan masyarakat,” katanya.
Helena berharap, bantuan bibit dan pupuk serta pembinaan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani untuk mengembangkan budidaya tanaman pangan lokal di Pulau Pari.
“Semoga kegiatan ini mendukung terwujudnya Kampung Mandiri Pangan di Pulau Pari,” tuturnya.
Sementara itu, warga RT 04/RW 04 Pulau Pari, Munaya (44), menyambut baik kegiatan penanaman dan pembinaan kelompok tani tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk belajar memanfaatkan lahan sekaligus mengembangkan tanaman pangan yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari.
“Kegiatan ini bagus karena masyarakat bisa belajar memanfaatkan lahan untuk menanam kebutuhan pangan. Semoga bantuan bibit dan pupuk dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga hasilnya bermanfaat bagi warga,” tandasnya.