Rabu, 14 Oktober 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Erikyanri Maulana 372
(Foto: Nugroho Sejati)
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara bersama PT PLN (Persero) UP3 Tanjung Priok menggelar Lomba Masak Electrifying Lifestyle di lobi kantor wali kota setempat, Rabu (14/10).
Mengusung tema “Kompor Listrik ON, Serunya Masak Tanpa Batas”, kegiatan ini diikuti sekitar 20 peserta dari perwakilan kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) tingkat kota hingga kecamatan.
"Kompor induksi lebih aman, bersih, dan nyaman,"
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Jakarta Utara, Anita Permata Sari mengapresiasi inisiatif PLN dalam mendorong penggunaan energi listrik yang lebih bersih di lingkungan rumah tangga.
Menurutnya, lomba ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi memasak, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat mengenai manfaat penggunaan kompor induksi atau kompor yang menggunakan teknologi elektromagnetik untuk menghasilkan panas.
“Kompor induksi lebih aman, bersih, dan nyaman karena tidak menghasilkan asap dari proses pembakaran serta mengurangi hawa panas berlebih saat memasak,” ujar Anita.
Anita berharap kader PKK dan DWP dapat menjadi penggerak edukasi pemanfaatan energi listrik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Kami berharap kader turut menyebarluaskan manfaat teknologi ini sekaligus mengedukasi masyarakat agar menggunakan listrik secara bijak dan sesuai prosedur keselamatan,” ucapnya.
Manager PLN UP3 Tanjung Priok, Hanif Adrhean, menjelaskan, penggunaan kompor induksi menjadi salah satu alternatif memasak yang praktis bagi masyarakat.
“Dengan kompor induksi, masyarakat memiliki alternatif memasak yang praktis tanpa bergantung sepenuhnya pada gas elpiji,” jelasnya.
Dalam perlombaan tersebut, imbuh Hanif, peserta ditantang mengolah hidangan berbahan daging berupa steik dengan bimbingan langsung dari juru masak profesional, Chef Julian Agita Diba.
Menurutnya, kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup berbasis energi listrik yang lebih ramah lingkungan.
“Fokus kami bukan hanya mencari pemenang, melainkan mendorong masyarakat menerapkan electrifying lifestyle dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Jakarta Utara, Fida Hendra menilai, keluarga memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan hidup yang praktis dan efisien, termasuk dalam menyiapkan makanan sehat bagi keluarga.
“Melalui peran kader, kami mendorong masyarakat lebih adaptif terhadap teknologi yang praktis dan efisien, tanpa mengesampingkan kreativitas dalam menyajikan makanan sehat dan bergizi,” tandasnya.