Jakarta Startup Challenge Kirim Dua Startup Terbaik ke Berlin

Senin, 12 Oktober 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 197

Jakarta Startup Challenge ist

(Foto: Istimewa)

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta menyeleksi 10 startup melalui program Jakarta Startup Challenge. Dua startup terbaik akan dipilih mewakili Jakarta dalam ajang AsiaBerlin Summit di Berlin, Jerman, pada 23–27 November 2026.

Seleksi dilakukan melalui sesi pitching di JB Tower, Jakarta Pusat, Senin (12/10). Dalam kegiatan tersebut, para peserta mempresentasikan inovasi, potensi bisnis, dan rencana pengembangan usaha di hadapan dewan juri.

"Mendukung industri startup,"

Kepala Diskominfotik DKI Jakarta, Marulina Dewi mengatakan, Jakarta Startup Challenge merupakan bentuk dukungan Pemprov DKI terhadap pengembangan startup, khususnya karya anak muda yang berpotensi bersaing di tingkat internasional.

"Jakarta saat ini sedang membuka Startup Challenge. Tujuannya, memberikan dukungan kepada anak-anak muda yang memiliki karya dan bergerak di bidang startup. Kami ingin menjadi bagian dari ekosistem pendukung industri startup," ujar Marulina.

Ia menjelaskan, program tersebut diikuti 20 pendaftar. Setelah melalui proses seleksi, 10 startup terpilih untuk mengikuti sesi pitching.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri dari perwakilan Diskominfotik DKI Jakarta, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), HI Incubator, serta tim AsiaBerlin yang mengikuti penilaian secara virtual.

"Dari tim AsiaBerlin-nya melakukan secara virtual, tapi hadir terus melakukan penilaian. Jadi, dari berbagai sisi ini, kita akan memberikan penilaian startup mana yang terbaik," jelasnya.

Dua startup dengan nilai tertinggi akan diberangkatkan ke AsiaBerlin Summit. Melalui ajang tersebut, keduanya diharapkan dapat memperkenalkan inovasi, memperluas jejaring internasional, serta bertukar pengetahuan dan pengalaman dengan pelaku industri, investor, dan profesional dari berbagai negara.

Selain kesempatan tampil di Berlin, Pemprov DKI juga menyediakan fasilitas ruang kerja gratis di Jakarta Future Hub selama dua bulan bagi para pemenang. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha sekaligus penyempurnaan inovasi.

Marulina menegaskan, pengembangan ekosistem startup menjadi bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Menurutnya, transformasi digital pemerintahan membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku industri startup.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus berkolaborasi dengan banyak pihak. Salah satunya dengan mereka yang bergerak di bidang industri startup," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Diskominfotik forum komunikasi ppid datin ist2

Diskominfotik Gelar Forum Komunikasi PPID 2026

Kamis, 10 September 2026 677

Diskominfotik Petakan Kondisi Eksisting SPBE Perkuat Integrasi Layanan Digital

Diskominfotik Petakan Kondisi Eksisting SPBE Perkuat Integrasi Layanan Digital

Selasa, 11 Agustus 2026 884

IMG 20260625 WA0078

Diskominfotik DKI Komitmen Dukung Keterbukaan Informasi Publik

Kamis, 25 Juni 2026 982

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 16652

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11330

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6785

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3658

Jalan Tembus Kelapa Gading Pulogadung Upaya Urai Kepadatan Lalu Lintas di Perintis Kemerdekaan

Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

Jumat, 09 Oktober 2026 1509

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks