Selasa, 06 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 190
(Foto: Nurito)
Kelurahan Utan Kayu Selatan (UKS), Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, mendapat kunjungan Tim Verifikasi Lapangan (Verlap) lomba Benyamin S Award tingkat Provinsi DKI Jakarta. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penilaian terhadap berbagai inovasi dan kolaborasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.
"Potensi yang luar biasa"
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga mengatakan, hasil peninjauan di lapangan menunjukkan banyak potensi yang dimiliki Kelurahan Utan Kayu Selatan.
Ia memberikan apresiasi kepada jajaran Kelurahan Utan Kayu Selatan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur yang dinilai mampu membangun wilayah melalui kolaborasi yang kuat dengan masyarakat.
"Ini bukti bahwa melalui program Benyamin S Award atau Bersih, Nyaman, Indah, Sejahtera, ternyata kelurahan mempunyai potensi yang luar biasa," ujarnya, Selasa (6/10).
Nirwono menjelaskan, berbagai terobosan yang dilakukan Kelurahan Utan Kayu Selatan dapat menjadi contoh bagi kelurahan lainnya di Jakarta, khususnya dalam menyambut Jakarta menuju lima abad.
Ia berharap, Lurah Utan Kayu Selatan dapat mempresentasikan berbagai program dan inovasi tersebut di hadapan dewan juri pada 15 Oktober mendatang.
"Presentasi ini menjadi salah satu tahapan untuk menentukan kelurahan terbaik dalam lomba Benyamin S Award," terangnya.
Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldryan menyampaikan, pada tahap awal terdapat 10 kelurahan yang mengikuti lomba Benyamin S Award. Setelah melalui proses verifikasi, jumlah tersebut mengerucut menjadi lima kelurahan yang maju ke tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Kelima kelurahan tersebut yakni Kelurahan Utan Kayu Selatan, Malakasari, Pinang Ranti, Cibubur, dan satu kelurahan lainnya yang sudah ditetapkan dalam tahapan sebelumnya.
"Pada tahap verifikasi lapangan untuk kali ketiga ini tersisa dua kelurahan, yaitu Malakasari dan Utan Kayu Selatan," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Utan Kayu Selatan, Ria Handayani mengaku sudah mempersiapkan berbagai potensi wilayah untuk diperlihatkan kepada Tim Verlap melalui Festival Harmoni Kampung Hijau Kelurahan UKS.
Seluruh program, inovasi, dan potensi masyarakat ditampilkan agar dapat dinilai sekaligus menjadi bagian dari promosi potensi wilayah kepada Dewan Juri.
"Kami ucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur, RT, dan RW yang sudah berkolaborasi dan menyukseskan pelaksanaan Festival Harmoni Kampung Hijau Kelurahan UKS," ucapnya.
Ia memaparkan, dalam festival tersebut berbagai potensi ditampilkan, antara lain karnaval, bazar UMKM yang diikuti 50 Jakpreneur dengan transaksi menggunakan QRIS, mesin pencacah sampah untuk kompos, pengolahan minyak jelantah (Mijel), budi daya maggot, pembuatan eco-enzyme, serta pembuatan lukisan dari bahan plastik.
Selain itu, ditampilkan pula pembangkit listrik berkapasitas 12.000 watt, posyandu, penataan jalan lingkungan melalui swadaya masyarakat, serta website RW 06 di Green Puspa.
Potensi lain yang ditampilkan meliputi Taman Puspahati, vertical garden, dan berbagai inovasi lingkungan lainnya. Seluruh kategori tersebut telah ditampilkan kepada Dewan Juri dan dirangkum dalam buklet sebagai bahan penilaian.
"Semoga mendapat hasil yang terbaik dan kami bisa terus membangun wilayah menjadi lebih baik lagi, sehingga Kelurahan Utan Kayu Selatan lebih dikenal lebih luas, selain di DKI Jakarta," tandasnya.