Selasa, 29 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 285
(Foto: Nurito)
Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur terus memantau perkembangan kondisi warga yang masih menjalani observasi setelah insiden ledakan dan kebocoran kompresor PT Indolakto di wilayah RT 01/04, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
"Sampai mereka benar-benar pulih"
Peristiwa yang terjadi pada Senin (28/9) sekitar pukul 15.30 tersebut menyebabkan sejumlah warga di sekitar lokasi mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar gas yang menyebar melalui udara. Selain itu, seorang warga mengalami cedera setelah panik dan melompat dari lantai dua rumahnya.
Kepala Sudinkes Jakarta Timur, Arief Wahyudhy mengatakan, hingga hari ini pihaknya masih memonitor kondisi pasien yang menjalani observasi di sejumlah fasilitas kesehatan.
"Penanganan awalnya sudah dilakukan tim medis dari Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, dibantu ambulans PK3D dan Puskesmas Ciracas," ujarnya, Selasa (29/9).
Arief menjelaskan, saat kejadian, petugas melakukan pemeriksaan terhadap 22 warga. Pemeriksaan meliputi tanda-tanda vital dan ada atau tidaknya gangguan pernapasan.
"Saat ini tercatat ada 18 warga yang sudah dinyatakan sembuh atau menjalani rawat jalan. Kemudian, satu orang dirujuk ke RSUD Ciracas dan tiga di Rumah Sakit Tugu Ibu," terangnya.
Menurutnya, Sudinkes Jakarta Timur akan terus memantau kondisi keempat warga tersebut hingga dinyatakan pulih.
"Kami akan terus monitor perkembangannya sampai mereka benar-benar pulih," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldriyan menuturkan, pihaknya turut melakukan penanganan awal di lokasi kejadian.
"Penanganan diberikan kepada warga yang mengalami sesak napas maupun luka akibat panik setelah mencium aroma gas yang menyengat," bebernya.
Ia menambahkan, warga yang mengalami cedera bernama Hari Prasetyo (45). Ia mengalami cedera pada kaki kanan dan lecet setelah melompat dari lantai dua rumahnya saat panik.
"Kita langsung berkoordinasi dengan aparat terkait. Kemudian melakukan assessment ke RT dan RW serta Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo," ucapnya.
Bambang memaparkan, tim tenaga kesehatan PMI di lokasi juga membantu mengarahkan warga terdampak ke sejumlah fasilitas kesehatan rujukan, yakni RSU Tugu Ibu Cimanggis, Depok, Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, dan RSUD Ciracas.
"Selain penanganan medis, kami turut membagikan sekitar 200 lembar masker kepada warga terdampak sebagai langkah antisipasi terhadap dampak lanjutan paparan gas," tandasnya.