Kamis, 24 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 279
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo meminta agar organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan lembaga keagamaan di wilayah setempat dapat terus meningkatkan kekompakan.
"Ulama dan umara beriringan"
Hal ini disampaikan Syafrin saat menghadiri Halaqah Keumatan yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Selatan.
Syafrin mengatakan, tema kegiatan yang diangkat sangat tepat, aktual, dan strategis untuk memperkuat ukhuwah serta menjaga kebersamaan di tengah masyarakat Jakarta Selatan yang majemuk.
"Ketika ulama dan umara beriringan, saling mendukung, dan saling mengisi, maka fondasi kedamaian sebuah kota akan berdiri dengan kokoh," ujarnya, di aula Gedung Keumatan Kantor MUI Jakarta Selatan, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (24/9).
Syafrin menjelaskan, terdapat tiga ukhuwah utama yang perlu diperkuat bersama. Pertama, Ukhuwah Islamiyah untuk mempererat persaudaraan antarumat Islam.
Kedua, Ukhuwah Wathaniyah untuk memperkuat persaudaraan kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ketiga, Ukhuwah Syari'ah untuk membangun kebersamaan berdasarkan nilai-nilai keagamaan dan syariat.
"Semoga Halaqah Keumatan ini dapat melahirkan rekomendasi-rekomendasi strategis yang aplikatif, yang bisa langsung dirasakan dampaknya di tingkat akar rumput," harapnya.
Syafrin menambahkan, Halaqah Keumatan juga diharapkan dapat menghasilkan kolaborasi yang menjadi kunci dalam mendukung pembangunan Jakarta Selatan agar terus berjalan dalam harmoni keberagaman.
"Saya juga menginginkan agar kegiatan ini mampu merawat kerukunan warga Jakarta Selatan yang memiliki dinamika tinggi serta latar belakang masyarakat yang sangat majemuk, mulai dari ragam pendidikan, status sosial, hingga budaya," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua MUI Jakarta Selatan, KH Ahmad Nawawi Halim memaparkan, halaqah tahun ini mengusung tema "Sinergisitas Ulama dengan Umaro dalam Memperkuat Ketahanan dan Kemaslahatan Umat".
"Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat sinergisitas antara ulama, pemerintah, Ormas, dan lembaga keagamaan dalam menjaga kerukunan masyarakat," bebernya.
Ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi yang mempertemukan pimpinan Ormas, lembaga keagamaan, dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan.
"Seluruh ormas keagamaan serta pejabat di lingkungan Jakarta Selatan, baru ini berkumpul duduk bersama. Mudah-mudahan membawa berkah bagi kita semuanya," ucapnya.
Ia menuturkan, kegiatan tersebut diinisiasi melalui bidang ukhuwah sebagai upaya merajut seluruh lapisan umat dan masyarakat agar dapat berjalan seiring dengan pemerintah.
"Kita sama-sama berjabat tangan, merangkul, sama-sama berjuang dalam membangun Kota Jakarta Selatan ini di bidang keagamaan. Mudah-mudahan acara semacam ini menjadi keberkahan bagi seluruh umat dan pejabat yang ada di lingkungan Jakarta Selatan," imbuhnya.
Ia berpesan kepada para ulama, ustaz, kiai, ajengan, ustazah, dai, daiah, mubalig, dan mubaligah di Jakarta Selatan untuk terus bergerak bersama dalam menjalankan tugas amar makruf nahi mungkar.
"Melalui kegiatan ini, insyaAllah akan banyak pemahaman dan kebersamaan kita. Kita rajut semuanya Ormas yang ada di sini bersama umat Islam, jangan sampai kita berpecah belah dengan adanya perbedaan-perbedaan," tandasnya.