Rabu, 15 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 243
(Foto: Istimewa)
Jajaran Kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat Kota Jakarta Barat masa khidmat 2024-2030, Rabu (15/4), resmi dikukuhkan.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Ali Sadikin Gedung Kantor Wali Kota Jakarta Barat, diisi dengan pembacaan SK kepengurusan, pembacaan ikrar dan penyerahan SK secara simbolis kepada jajaran pengurus.
Penghubung yang kokoh antara Umara dan Ulama.
Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim, menyampaikan ucapan salam dan permohonan maaf dari Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah tidak bisa hadir lantaran harus mengikuti Ratas yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Tanpa mengurangi rasa hormat, Firmanuddin, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang hari ini resmi mengemban amanah berdasar Surat Keputusan MUI Provinsi DKI Jakarta Nomor: Kep-002/DP-P/10/2021-2026.
"MUI memiliki peran yang krusial sebagai Khadimul Ummah dan Sodiqul Hukumah. Kami menyadari, keberhasilan pembangunan di Jakarta Barat tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual warga," katanya.
Karena itu, Firman menegaskan peran MUI sangat penting sebagai jembatan penghubung yang kokoh antara Umara dan Ulama. Sehingga bisa terbangun masyarakat yang harmonis, religius, dan moderat.
"Sebagai penutup, saya mengajak seluruh pengurus untuk bekerja dengan ikhlas dan penuh dedikasi. Mari kita jadikan kantor wali kota ini sebagai rumah bersama merumuskan kemaslahatan umat," tegasnya.
Ketua MUI Jakarta Barat Masa Khidmat 2025-2030, Abdurrahman Shoheh, mengapresiasi dukungan dan bantuan pemerintah kota hingga kegiatan bisa terselenggara baik. Diyakinkannya, kepengurusan yang dibentuk saat ini solid dan merupakan yang terbaik bagi Jakarta Barat.
"Terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut membantu hingga acara ini sukses, walaupun persiapannya cuma delapan hari," tandasnya.