Selasa, 22 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Andry 126
(Foto: Anita Karyati)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara mengadakan kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan dalam Pembangunan Tahun 2026 di kantor wali kota setempat.
Asisten Pemerintahan Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Utara, Muhammad Andri, mengatakan, ormas memiliki posisi strategis dalam kehidupan sosial masyarakat. Keberadaannya tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga dapat berperan sebagai penggerak perubahan.
"Memperkuat persatuan,"
“Ormas merupakan mitra penting pemerintah dalam menyerap aspirasi, menjaga ketertiban, memperkuat persatuan, serta mendorong pemberdayaan masyarakat,” ujarnya, Selasa (22/9).
Menurutnya, keberagaman dan dinamika masyarakat Jakarta Utara merupakan potensi yang perlu dikelola melalui kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, termasuk ormas.
Ia berharap ormas dapat menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan, mulai dari bidang sosial dan ekonomi hingga pembinaan generasi muda.
“Keberagaman masyarakat Jakarta Utara adalah potensi besar. Ormas diharapkan mampu hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Andri menegaskan, kegiatan tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi ruang untuk bertukar gagasan, mengidentifikasi persoalan, serta merumuskan langkah bersama yang dapat ditindaklanjuti.
“Forum ini harus menjadi momentum untuk menghasilkan solusi dan langkah nyata melalui kolaborasi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Subkelompok Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya, Agama, dan Kemasyarakatan Kesbangpol Jakarta Utara, Sarah Inneke Putri, menjelaskan kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 18 unsur ormas.
Menurutnya, pemberdayaan dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi manajemen organisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sehingga ormas dapat mengembangkan potensi dan memperluas kontribusinya bagi masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan melalui peran aktif ormas sekaligus meningkatkan kapasitas SDM,” tuturnya.
Ia menambahkan, Kegiatan ini menghadirkan Abdul Gopur dari Kementerian Dalam Negeri dan motivator nasional Haji Hadissaja sebagai narasumber, dengan Sani Eskom sebagai moderator.
"Semoga kegiatan ini dapat mendorong ormas semakin kuat dan profesional serta mampu menjadi motor penggerak l pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Jakarta Utara," tandasnya.