Kamis, 17 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 57
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan menggelar pelatihan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi keluarga miskin dan penyandang disabilitas Tahun 2026 di Gedung Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) Jagakarsa, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa.
"Meningkatkan pendapatan"
Kepala Sudinsos Jakarta Selatan, Bernard Tambunan mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta kemandirian masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera dan kelompok rentan.
"Tujuannya agar mereka mampu mengelola usaha secara mandiri guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga," ujarnya, Kamis (17/9).
Bernard menjelaskan, pelatihan keterampilan tersebut berfokus pada pembuatan aneka makanan dan minuman kekinian. Materi pelatihan dibagi dalam beberapa hari dengan menu yang berbeda.
"Pada hari pertama, peserta mendapatkan pelatihan membuat Cikuro dan Es Teler Sultan. Kemudian, pada hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan pembuatan Gohyong dan Mango Thai Smoothies," terangnya.
Bernard menuturkan, rangkaian kegiatan diawali dengan Pelatihan UEP bagi 20 penyandang disabilitas pada 15-16 September 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan UEP bagi keluarga miskin yang diikuti 50 peserta pada, 17-18 September 2026.
"Sebagai bentuk dukungan nyata setelah pelatihan berakhir, para peserta nantinya akan mendapatkan bantuan berupa alat penunjang usaha untuk mulai menjalankan dan mengembangkan bisnis masing-masing," bebernya.
Melalui program tersebut, Bernard berharap, pelatihan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta berdampak langsung terhadap peningkatan taraf perekonomian masyarakat.
"Saya berpesan agar nantinya ilmu dan alat penunjang usaha yang diberikan dapat dipergunakan dengan baik. Mereka juga diharapkan untuk terus berlatih mengembangkan keterampilannya di rumah," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta, Sumiyati mengaku senang dan berterima kasih karena mendapatkan pelatihan secara gratis yang dinilainya bermanfaat serta relatif mudah diterapkan.
"Saya sangat senang, apalagi besok juga akan mendapatkan bantuan peralatan untuk usaha. Saya akan manfaatkan dengan baik ilmu dan wawasan yang didapat," tandasnya.