Selasa, 15 September 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 110
(Foto: Folmer)
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Perwakilan Inspektorat DKI Jakarta menggelar Talkshow Dharma Wanita Mengajar yang mengusung tema," Perempuan Berintegritas di Kota Global," di Vertu Hotel Harmoni, Selasa (15/9).
Ketua DWP DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto mengatakan, talkshow ini tidak sekadar forum berbagi pengetahuan, tetapi wujud komitmen nyata memperkuat peran perempuan dalam membangun budaya integritas yang dimulai dari lingkungan keluarga.
Menanamkan nilai - nilai karakter
"Pendidikan karakter sesungguhnya tidak sekadar dibentuk melalui apa yang diajarkan, tetapi dilihat, dirasakan, teladan anak dari orang terdekat," ujar Lisniawati.
Ia mengungkapkan, peran perempuan di dalam keluarga sebagai bagian dari proses pembentukan karakter anak. Untuk itu, diharapkan perempuan menjadi bagian perubahan yang membawa kebaikan.
"DWP tidak sekadar tempat berkumpul dan silaturahmi, tetapi juga ruang bagi perempuan belajar, berkembang, berbagi dan memberi manfaat. Salah satunya melalui program DWP Mengajar yang hadir lebih dekat bersama generasi muda untuk berbagi pengetahuan, memperkuat literasi dan menanamkan nilai - nilai karakter," ungkapnya.
Sementara Plt Inspektur Pembantu Bidang Investigasi Inspektorat DKI Jakarta, Supendi menuturkan, perempuan di dalam keluarga hadir sebagai pendidik pertama yang memperkenalkan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian dan keberanian melakukan hal yang benar.
Sedangkan di lingkungan organisasi dan masyarakat, perempuan berperan sebagai penggerak perubahan melalui keteladanan, profesionalisme dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.
"'Integritas tidak tumbuh hanya melalui nasihat, tetapi teladan yang dilakukan secara konsisten. Beberapa hal sederhana seperti menepati janji, menggunakan sumber daya secara bertanggung jawab, menolak gratifikasi dan segala bentuk penyimpangan, bersikap adil, serta berani menyampaikan kebenaran merupakan pendidikan integritas yang nyata. Keteladanan inilah dihadirkan setiap hari, baik di rumah, tempat kerja, maupun ruang publik," bebernya.
Melalui kegiatan Dharma Wanita Mengajar, lanjut Supendi, pengetahuan yang diperoleh lewat diskusi seputar integritas dan budaya antikorupsi dihubungkan dengan aksi nyata.
Ditegaskannya, DWP hadir di lingkungan pendidikan untuk berbagi wawasan, pengalaman, dan motivasi kepada generasi muda yang sejalan dengan upaya membangun Keluarga Berintegritas di Jakarta.
"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, namun diterjemahkan sebagai kebiasaan serta gerakan bersama dan berkelanjutan," imbuhnya.
Ia menambahkan, DWP, keluarga, sekolah, pemerintah dan masyarakat harus terus berkolaborasi untuk membentuk generasi berkarakter, kompeten, berani bersikap, serta memiliki kepedulian terhadap kepentingan publik. Serta teladan integritas dari lingkungan terdekat.
"Dari perempuan berintegritas akan lahir keluarga kuat. Dan dari keluarga kuat akan tumbuh generasi berkarakter masa depan Jakarta sebagai kota global," tandasnya.