Jumat, 07 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Andry 117
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jakarta Selatan Mengajar, Jaga Anak Jaksel Aman Sehat Berliterasi dan Kanal Layanan Teman Cerita di Sekolah hadir di SMA Negeri 70 Jakarta, Kramat Pela, Kebayoran Baru.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi, memperkuat karakter anak, serta mendukung kualitas pendidikan nasional demi mewujudkan Generasi Emas.
"Memperkuat karakter anak,"
Ketua DWP DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto mengapresiasi pelaksanaan DWP Mengajar Jakarta Selatan di SMAN 70 Jakarta yang menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya program ini menyasar siswa tingkat SMA.
"Sebagai mitra pemerintah, kami hadir memberikan motivasi agar anak-anak bersama-sama menjaga Jakarta melalui perilaku sederhana, seperti berbuat baik kepada diri sendiri, keluarga, teman, dan masyarakat," ujarnya, Jumat (7/8).
Lisniawati menuturkan, dalam kegiatan ini, para siswa juga diajak untuk aktif dalam kegiatan sosial, menjaga kebersihan lingkungan sekolah serta menerapkan pola hidup ramah lingkungan seperti pemilahan sampah yang dapat disebarluaskan ke sebaya mereka.
Ia juga merasa bangga dengan hadirnya program Jaga Anak Jaksel Aman, Sehat, Berliterasi yang digagas Sudin PPAPP Jakarta Selatan. Terlebih, tujuannya memberikan edukasi, meningkatkan literasi, serta membangun karakter positif anak.
"Program yang dikolaborasikan dengan DWP Mengajar ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak," katanya.
Ketua DWP Jakarta Selatan, Azizah Syafrin menjelaskan, selain edukasi karakter dan lingkungan, kegiatan kali ini juga berfokus pada isu kesehatan mental remaja.
"Melalui gerakan Jaga Anak Jaksel, kami menyediakan fasilitas berbasis fitur scan barcode yang dapat dimanfaatkan siswa sebagai tempat bercerita atau teman curhat bagi mereka yang orang tuanya memiliki kesibukan tinggi," ucapnya.
Azizah menambahkan, DWP juga terus mendukung penguatan peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi anak. Keluarga diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik, memberikan pendampingan, serta menjadi tempat yang aman bagi anak untuk menyampaikan cerita dan permasalahan yang dihadapi.
Azizah menegaskan, program DWP Mengajar dilaksanakan secara bertahap mulai dari tingkat prasekolah, SD, hingga SMA guna memberikan edukasi berkelanjutan sedini mungkin, baik mengenai pengelolaan lingkungan maupun pembinaan mental anak.
"Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud sinergi bersama dalam menciptakan generasi yang aman, sehat, cerdas, berkarakter, dan berprestasi," tandasnya.