Senin, 14 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 161
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Sebanyak 3.277 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menerima bantuan pangan berupa beras. Penyaluran dilakukan di halaman Kantor Kelurahan Pejaten Timur secara bertahap selama tiga hari.
"Pelayanan berjalan optimal"
Lurah Pejaten Timur, Supriyanto mengatakan, setiap keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram beras yang merupakan akumulasi untuk periode Juli hingga September 2026.
"Penyaluran bantuan kita lakukan selama tiga hari, mulai 14 sampai 16 September mendatang agar pelayanan berjalan optimal dan mengantisipasi penumpukan warga di kelurahan," ujarnya, Senin (14/9).
Supriyanto menjelaskan, pada hari pertama penyaluran ditargetkan sebanyak 1.116 paket beras diterima warga. Selanjutnya, sebanyak 1.161 paket akan disalurkan Selasa (15/9) besok dan pada Rabu (16/9) ditargetkan sebanyak 1.000 warga menerima bantuan.
Supriyanto menambahkan, pihak kelurahan akan melakukan penelusuran terhadap warga yang belum hadir untuk mengambil bantuan. Jika penerima berhalangan karena sakit atau kondisi lainnya, bantuan akan diantar langsung ke rumah KPM.
"Kalau belum ada yang mengambil akan kita konfirmasi kepada pengurus lingkungan. Jika ada keterbatasan seperti sakit atau lainnya, kami akan antar ke rumahnya," terangnya.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, terlebih jumlah beras yang diterima setiap KPM cukup besar.
"Saya minta untuk digunakan dengan baik berasnya, manfaatkan bantuan yang sudah diberikan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Amsani mengucapkan terima kasih karena bantuan beras yang sudah ditunggunya akhirnya dapat diterima sesuai ketentuan.
"Alhamdulillah, akhirnya turun juga bantuan berasnya. Mudah-mudahan nantinya akan disalurkan tepat waktu, kalau bisa per satu bulan," tandasnya.