Pemprov DKI Pastikan Mahasiswa Terkendala Desil Tetap Kuliah

Rabu, 09 September 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 705

Disdik pastikan kjmu fahri

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan 147 mahasiswa penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang terkendala pemutakhiran data desil tetap mendapat pendampingan agar dapat melanjutkan pendidikan.

Kepala Disdik DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, berdasarkan hasil pendampingan sejak semester sebelumnya, sebanyak 73 mahasiswa kini telah masuk kelompok desil 1 hingga 5 sehingga dapat kembali mendaftar KJMU.

"Kami tidak pernah men-delete mahasiswa KJMU,"

"Jadi besok kalau dibuka pendaftaran KJMU, yang 73 ini sudah bisa terdaftar di KJMU," ujar Nahdiana, saat rapat kerja Komisi E DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/9).

Sementara itu, 74 mahasiswa lainnya masih dalam proses penjaminan. Disdik DKI, sambung Nahdiana, telah bersurat kepada 28 perguruan tinggi agar mahasiswa tersebut tidak dikeluarkan selama proses penjaminan berlangsung.

Menurutnya, sejumlah kampus telah menyatakan kesediaannya mempertahankan mahasiswa tersebut. Salah satunya Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang memiliki 16 mahasiswa dalam pendampingan.

"Ini juga kampus dan sudah kami konfirmasi bersedia semuanya," katanya.

Disdik juga menindaklanjuti sejumlah kasus khusus, termasuk mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang pindah kampus serta satu mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang mengundurkan diri karena merasa tidak masuk dalam kelompok desil penerima bantuan.

Bersama Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Disdik tengah mencarikan alternatif beasiswa bagi mahasiswa tersebut agar tetap dapat menyelesaikan pendidikan.

Nahdiana menegaskan, pihaknya tidak pernah menghapus mahasiswa penerima KJMU hanya karena persoalan data desil. Ia pun meminta mahasiswa yang dikeluarkan kampus akibat persoalan KJMU segera dilaporkan kepada Disdik.

"Kalau ada nama mahasiswa yang di-DO gara-gara KJMU, tolong diberikan ke kami karena kami tidak pernah men-delete mahasiswa KJMU persoalan polemik desil ini," tegasnya.

Selain menangani persoalan desil, Disdik juga berencana memperluas cakupan KJMU bagi mahasiswa perguruan tinggi swasta dengan akreditasi B dan C.

Disdik juga menyiapkan skema beasiswa S2 berbasis prestasi dengan lulusan yang telah memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi.

Skema beasiswa S2 dalam negeri masih dalam tahap persiapan. Sementara itu, kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri ditargetkan mulai diterapkan pada 2027.

"Nanti kami mohon didampingi supaya ini benar-benar tepat sasaran," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rano KJMU Mahasiswa UHAMKA bilal

Rano Serahkan KJMU ke Mahasiswa UHAMKA

Jumat, 08 Mei 2026 2261

IMG 20260223 085437

Legislator Dukung Rencana Perluasan KJMU hingga Jenjang S3

Senin, 23 Februari 2026 831

Kjmu gubernur pramono rezap

Pramono Motivasi Mahasiswa Penerima KJMU

Kamis, 19 Februari 2026 1176

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2880

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1139

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1658

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 1654

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 807

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks