Jakpro dan Seniman Perkuat TIM sebagai Ruang Kolaborasi

Kamis, 03 September 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 617

Jakpro dan Seniman Perkuat TIM sebagai Ruang Kolaborasi Seni dan Budaya

(Foto: Istimewa)

Taman Ismail Marzuki (TIM) terus memperkuat perannya sebagai ruang seni yang tidak hanya menghadirkan pertunjukan dan kegiatan kebudayaan, tetapi juga menjadi tempat bertemunya, berinteraksi, dan membangun jejaring bagi para seniman dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Dengan fasilitas seni dan ruang publik yang semakin lengkap dan terintegrasi, TIM memberikan kesempatan bagi para pelaku seni untuk berkolaborasi, bertukar gagasan, serta membangun relasi lintas komunitas.

"semakin inklusif dan terbuka bagi berbagai kalangan,"

Head of SBU TIM, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, Anya Aprilia mengatakan, ekosistem ini semakin diperkuat dengan kehadiran Paviliun Raden Saleh (PRS) yang menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas dan kebutuhan para seniman yang berkunjung ke TIM.

Ia menyampaikan, PRS dirancang dengan memperhatikan karakteristik TIM sebagai salah satu ruang berkumpulnya para seniman.

“Kehadiran fasilitas tersebut memungkinkan seniman dari luar Jakarta, bahkan dari luar negeri, mendapatkan tempat yang mendukung selama berkegiatan di kawasan TIM,” ujarnya, Kamis (3/9).

Anya menjelaskan, dengan fasilitas yang semakin memadai, nyaman, dan akomodatif, TIM memberikan ruang yang lebih luas bagi seniman untuk berkarya, berkolaborasi, berdiskusi, dan membangun jejaring. Ia menambahkan, kehadiran berbagai fasilitas pendukung juga menjadikan TIM sebagai rumah bersama bagi ekosistem seni dan budaya.

“Yang tidak kalah penting, TIM kini hadir sebagai ruang yang semakin inklusif dan terbuka bagi berbagai kalangan. Di dalamnya terdapat beragam narasi seni dan budaya yang memperkaya wajah Jakarta sekaligus memperkuat identitas kota,” jelasnya.

Ia mengatakan, salah satu wujud nyata kolaborasi antara Jakpro dan para seniman dapat dilihat dari penyelenggaraan Pameran Seni Rupa ‘100 Tahun Ali Sadikin: Memoria dan Utopia Jakarta’.

Pameran ini berlangsung di Selasar Nashar, Paviliun Raden Saleh, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, mulai 20 November hingga 10 Desember 2026, dan dikuratori oleh Syakieb Sungkar.

Mengusung semangat mengenang warisan sekaligus menggagas masa depan Jakarta sebagai kota seni dan kota budaya, pameran ini menghadirkan karya dari 35 seniman partisipan yang datang dari tiga kota, yaitu Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

Ia mengatakan, PRS lebih dari sekadar fasilitas akomodasi, namun dapat menjadi ruang perjumpaan yang mempertemukan seniman lokal, seniman dari berbagai daerah di Indonesia, maupun seniman internasional.

“Interaksi tersebut membuka peluang lahirnya pertukaran pengetahuan, gagasan, pengalaman, hingga kolaborasi kreatif,” ucapnya.

Seniman TIM sekaligus Panitia Pameran, Seno Joko Suyono mengatakan, kehadiran PRS bersama berbagai fasilitas di TIM pada akhirnya membentuk sebuah ekosistem seni yang lebih terintegrasi.

Ia menilai, seniman tidak hanya datang untuk tampil atau berkarya, tetapi juga memiliki ruang untuk tinggal, berdiskusi, berjejaring, dan membangun hubungan dengan sesama pelaku seni.

“TIM saat ini bukan hanya menjadi ruang pertunjukan, tetapi telah berkembang menjadi ruang yang mempertemukan dan menghubungkan para seniman, baik dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari dunia internasional,” ucapnya.

Ia berharap, dengan ekosistem tersebut Taman Ismail Marzuki semakin kuat sebagai rumah seni yang ramah bagi seniman Indonesia dan dunia, sekaligus menjadi ruang publik yang mendorong tumbuhnya interaksi dan kolaborasi kebudayaan.

“Bagi kami para seniman, TIM bukan sekadar gedung atau kawasan kesenian. TIM adalah ruang hidup tempat gagasan bertemu, karya tumbuh, dan kebudayaan Indonesia diperkenalkan kepada dunia. Inilah yang semakin mengokohkan Jakarta sebagai kota global yang modern dan terbuka, namun tetap memiliki akar budaya dan seni yang kuat,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pramono Anung membuka Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) 2025 di Senayan City

Buka JICAF 2025, Pramono Ajak Seniman Rancang Perayaan Jakarta 500 Tahun

Jumat, 19 September 2025 2836

28 Lukisan Seniman Betawi Dipamerkan di Balai Kota

28 Lukisan Seniman Betawi Dipamerkan di Balai Kota

Senin, 23 Juni 2025 1608

Rano pentas seni sejarah ist

Saksikan Drama Musikal Putri Lopian, Rano Dorong Seni Jadi Ruang Belajar Sejarah

Minggu, 30 Agustus 2026 570

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 34581

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 15109

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5182

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3852

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2617

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks