Selasa, 01 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 112
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan menggelar Pelatihan Hard Skill Kewirausahaan bertajuk Penumbuhan Wirausaha Baru Komoditas Makanan di RPTRA Taman Gajah, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak.
"Meningkatkan keterampilan masyarakat"
Kepala Sudin PPAPP Jakarta Selatan, Rizky Hamid mengatakan, selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan materi sekaligus praktik langsung pembuatan chikuro dan tahu isi daging dengan bimbingan instruktur Chef Kuswan dan Chef Novi Olivia dari Olivia Baking Course.
"Total ada 60 peserta dari 10 kecamatan di Jakarta Selatan yang ikut pelatihan ini. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha baru, khususnya di bidang usaha makanan," ujarnya, Selasa (1/9).
Selain keterampilan mengolah produk, Rizky mendorong peserta untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk memperkenalkan sekaligus membangun branding usaha.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pemasaran dan memperkenalkan produk kepada masyarakat.
"Kami mengimbau para peserta untuk tidak hanya fokus pada kemampuan membuat produk, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital untuk membangun branding usaha. Produk yang sudah dibuat perlu diperkenalkan dan dikemas dengan baik agar lebih mudah dikenal oleh masyarakat," terangnya.
Rizky menambahkan, pemanfaatan media digital dapat dimulai dari hal sederhana, seperti membuat konten mengenai produk, menampilkan proses pembuatan, hingga memperkenalkan keunggulan dan ciri khas produk kepada calon konsumen.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan mengolah makanan, tetapi juga mampu mengembangkan produk secara kreatif, membangun identitas usaha, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pemasaran.
"Pesan saya, para peserta dapat mengimplementasikannya dengan baik sehingga dapat meningkatkan pendapatan dari hasil penjualan produk unggulan," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta, Hamidah,mengaku senang dan bersemangat mengikuti pelatihan. Ia tertarik dengan materi pembuatan chikuro yang dinilainya tengah diminati masyarakat.
"Nanti mau coba lagi saya buat di rumah. Kalau rasanya sudah sempurna, saya akan jual untuk menambahkan produk makanan yang sudah ada," tandasnya.