Selasa, 01 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 200
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Roadshow Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi) di BKB PAUD Tunas Muda, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, menggaungkan pentingnya pemilahan sampah sejak dini.
"Dipilah sesuai kategorinya maupun dikelola"
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Selatan, Azizah Syafrin mengatakan, Gelari Pelangi merupakan program turunan dari tingkat pusat yang bertujuan menghidupkan ekonomi keluarga sekaligus menumbuhkan minat baca masyarakat di tingkat RW.
"Di Pela Mampang saya melihat sudah tersedia Pojok Baca di tiap RW. Ini sangat baik jika dikolaborasikan dengan Karang Taruna dan didukung program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan di sekitar wilayah strategis ini," ujarnya, Selasa (1/9).
Azizah menjelaskan, peran PKK juga penting dalam mencegah anak putus sekolah yang saat ini salah satunya dipicu oleh maraknya penggunaan gawai. Tantangan yang dihadapi saat ini bukan lagi sekadar persoalan biaya, tetapi juga menurunnya motivasi belajar anak karena terlalu asyik bermain gim di rumah.
Selain pendidikan, Azizah menekankan pentingnya peran seluruh unsur, termasuk tenaga pendidik dan PKK, dalam meningkatkan kesadaran anak-anak untuk memilah sampah sejak dini.
"Kami hadir ke sini juga untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah di lingkungan, baik dipilah sesuai kategorinya maupun dikelola menjadi barang yang bernilai ekonomis," terangnya.
Dalam pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Azizah mendorong pemanfaatan lokasi strategis di kantor kelurahan untuk mendirikan kantin kecil yang dikelola PKK. Kantin tersebut dapat menjual alat tulis kantor (ATK) serta produk kerajinan warga.
"Peran PKK sangat luas, tidak hanya penanganan stunting, pemilahan sampah, atau Posyandu, tetapi mencakup urusan anak-anak, remaja, hingga lansia," ungkapnya.
Untuk memperkuat permodalan usaha warga, Azizah berencana menggandeng perusahaan melalui program CSR guna memberikan bantuan modal bagi UP2K. Pemberian bantuan tersebut akan dilakukan melalui proses seleksi secara bertahap yang dijadwalkan mulai November atau Desember mendatang.
"Produk-produk unggulan dari warga kita akan didorong untuk mengikuti pameran hingga ke luar negeri sehingga semakin dikenal. Namun, kurasi yang baik juga diperlukan," ucapnya.
Sementara itu, Camat Mampang Prapatan, Angga Saputra menyambut baik arahan dan gagasan yang disampaikan Ketua TP PKK Jakarta Selatan, khususnya terkait kemandirian ekonomi warga dan rencana integrasi PKK dalam wacana pengembangan kegiatan Kemang Night Market.
"PKK adalah mitra strategis pemerintah. Tanpa dukungan dan peran aktif ibu-ibu PKK, kita tidak akan pernah mampu menciptakan pemerintahan yang solid, terutama dalam pengelolaan PAUD dan Posyandu di wilayah," tandasnya.