Rabu, 05 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Andry 119
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Kegiatan Road Show Bunda PAUD dan Program Gerakan Keluarga Indonesia Dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi) hadir di wilayah Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Bunda PAUD Jakarta Selatan, Azizah Syafrin mengatakan, rangkaian kegiatan hari ini diawali dengan peninjauan dan monitoring layanan PAUD Rabbani. PAUD tersebut sendiri menjadi salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang diminati masyarakat sekitar karena didukung staf pengajar yang terlatih serta berpengalaman.
"Alhamdulillah, PAUD ini telah berjalan cukup lama,"
"Alhamdulillah, PAUD ini telah berjalan cukup lama dan memiliki siswa yang cukup banyak. Kami berharap PAUD ini semakin maju dan dicintai warga," ujarnya, Rabu (5/8).
Selain memantau kegiatan PAUD, Azizah menuturkan, pihaknya juga meninjau Rumah Belajar RW 02 atau Rumah Pendidikan dan Keterampilan (Dilan). Di lokasi ini, berbagai inovasi program Gelari Pelangi PKK telah berjalan dengan baik, meliputi program pendidikan dan keterampilan, prakoperasi melalui Toko PKK, hingga pembentukan Kampung Mandiri.
Azizah mengapresiasi, salah satu inovasi pemanfaatan sampah anorganik. Warga RW 02 Tanjung Barat memanfaatkan limbah plastik dan botol bekas menjadi produk berdaya jual seperti gaun kreasi dan boneka. Kegiatan ini juga turut didukung keberadaan Bank Sampah untuk mendorong nilai ekonomis warga.
"Kreativitas warga dalam mengolah limbah anorganik ini memiliki nilai jual yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Pembinaan dan arahan yang berkelanjutan sangat diharapkan agar jajaran PKK dan Dasawisma di RW 02 terus bersemangat menjalankan program Gelari Pelangi," ucapnya.
Sementara itu, Camat Jagakarsa, Muhammad Soleh mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas kolaborasi seluruh jajaran Tim Penggerak PKK Kelurahan Tanjung Barat dalam menyukseskan program peningkatan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
"Di Rumah Belajar RW 02 ini, program Gelari PKK berjalan sangat baik. Pengelolaan sampah anorganik yang diolah menjadi berbagai kerajinan terbukti memberikan nilai tambah ekonomi karena bisa dipasarkan ke masyarakat maupun pengepul," katanya.
Soleh berharap, kunjungan ini dapat memperkuat sinergisitas serta memberikan motivasi bagi jajaran PKK dan Dasawisma di tingkat kelurahan, khususnya dalam mempertahankan dan mengembangkan program-program unggulan di wilayahnya.
"Mudah-mudahan ke depannya inovasi lainnya dapat dikembangkan warga dan kader lingkungan. Sehingga, ketahanan pangan atau perputaran ekonomi semakin baik," tandasnya.