Kadis Kominfotik DKI Kick Off E-Monev KIP 2026

Senin, 31 Agustus 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 111

IMG 20260831 WA0122

(Foto: Istimewa)

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, Senin (31/8), melakukan kick off pelaksanaan Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2026, sekaligus meluncurkan aplikasi E-Monev Mandiri di JB Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya, Marulina Dewi menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat keterbukaan informasi sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik.

Informasi yang disediakan badan publik harus akurat, mutakhir dan mudah diakses

“Semakin terbuka pemerintah, semakin besar ruang masyarakat untuk memberikan masukan, berpartisipasi, sekaligus melakukan pengawasan,” ujarnya. 

Menurutnya, E-Monev KIP ini tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar predikat Informatif, tetapi menjadi instrumen evaluasi untuk memperbaiki kualitas tata kelola informasi dan pelayanan publik.

'Informasi yang disediakan badan publik harus akurat, mutakhir dan mudah diakses, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,' tuturnya. 

Marulina juga mengapresiasi peluncuran aplikasi E-Monev Mandiri sebagai tonggak penguatan digitalisasi yang diharapkan membuat proses penyampaian, pemantauan, dan evaluasi data lebih efektif, terintegrasi dan cepat.

"Pengisian E-Monev 2026 akan berlangsung sekitar satu bulan. Hasil evaluasi selanjutnya menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik di Jakarta," tukasnya.

Ketua KI Provinsi DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat menjelaskan, E-Monev 2026 menargetkan keikusertaan 1.001 badan publik dalam 22 kategori. 

Dia menilai, peningkatan jumlah peserta dari tahun ke tahun menunjukkan semakin kuat perhatian badan publik terhadap keterbukaan informasi di Jakarta.

“Bukan hanya soal jumlah peserta. Yang lebih penting yakni kualitas partisipasi, termasuk pengembalian Self Assessment Questionnaire (SAQ) dan pemenuhan data dukung,” katanya.

Harry menegaskan, proses E-Monev dilakukan dengan menjunjung tinggi profesionalisme, objektivitas, dan integritas.

Penilaian didasarkan pada indikator yang telah ditetapkan serta bukti dan data dukung yang disampaikan badan publik.

“Tidak ada titipan kepada Komisi Informasi. Seluruh proses harus berjalan profesional, objektif, dan berintegritas,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260820 WA0091

KI DKI Perkuat Badan Publik Hadapi E-Monev KIP 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 242

Pembinaan KIP KI DKI jaksel tiyo

Pembinaan KIP di Pancoran Dorong Birokrasi Modern

Kamis, 30 Juli 2026 268

KI DKI Apresiasi Komitmen PAM Jaya Implementasi KIP

KI DKI Apresiasi Komitmen PAM Jaya Implementasi KIP

Jumat, 17 Juli 2026 674

BERITA POPULER
Lomba regu prestasi penggalang pramuka anita

Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

Jumat, 28 Agustus 2026 1847

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 655

IMG 20260831 WA0140

27 Unit Pemadam Berhasil Atasi Kebakaran di Batu Ceper

Senin, 31 Agustus 2026 386

Wagub rano paripurna apbdp bilal

Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

Senin, 31 Agustus 2026 391

UPK Kota Tua Hadirkan Pertunjukan Merdeka Dalam Rasa

UPK Kota Tua Hadirkan Pertunjukan Merdeka Dalam Rasa

Sabtu, 29 Agustus 2026 605

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks