Kadis Kominfotik DKI Kick Off E-Monev KIP 2026

Senin, 31 Agustus 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 738

IMG 20260831 WA0122

(Foto: Istimewa)

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, Senin (31/8), melakukan kick off pelaksanaan Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2026, sekaligus meluncurkan aplikasi E-Monev Mandiri di JB Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya, Marulina Dewi menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat keterbukaan informasi sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik.

Informasi yang disediakan badan publik harus akurat, mutakhir dan mudah diakses

“Semakin terbuka pemerintah, semakin besar ruang masyarakat untuk memberikan masukan, berpartisipasi, sekaligus melakukan pengawasan,” ujarnya. 

Menurutnya, E-Monev KIP ini tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar predikat Informatif, tetapi menjadi instrumen evaluasi untuk memperbaiki kualitas tata kelola informasi dan pelayanan publik.

'Informasi yang disediakan badan publik harus akurat, mutakhir dan mudah diakses, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,' tuturnya. 

Marulina juga mengapresiasi peluncuran aplikasi E-Monev Mandiri sebagai tonggak penguatan digitalisasi yang diharapkan membuat proses penyampaian, pemantauan, dan evaluasi data lebih efektif, terintegrasi dan cepat.

"Pengisian E-Monev 2026 akan berlangsung sekitar satu bulan. Hasil evaluasi selanjutnya menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik di Jakarta," tukasnya.

Ketua KI Provinsi DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat menjelaskan, E-Monev 2026 menargetkan keikusertaan 1.001 badan publik dalam 22 kategori. 

Dia menilai, peningkatan jumlah peserta dari tahun ke tahun menunjukkan semakin kuat perhatian badan publik terhadap keterbukaan informasi di Jakarta.

“Bukan hanya soal jumlah peserta. Yang lebih penting yakni kualitas partisipasi, termasuk pengembalian Self Assessment Questionnaire (SAQ) dan pemenuhan data dukung,” katanya.

Harry menegaskan, proses E-Monev dilakukan dengan menjunjung tinggi profesionalisme, objektivitas, dan integritas.

Penilaian didasarkan pada indikator yang telah ditetapkan serta bukti dan data dukung yang disampaikan badan publik.

“Tidak ada titipan kepada Komisi Informasi. Seluruh proses harus berjalan profesional, objektif, dan berintegritas,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260820 WA0091

KI DKI Perkuat Badan Publik Hadapi E-Monev KIP 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 499

Pembinaan KIP KI DKI jaksel tiyo

Pembinaan KIP di Pancoran Dorong Birokrasi Modern

Kamis, 30 Juli 2026 393

KI DKI Apresiasi Komitmen PAM Jaya Implementasi KIP

KI DKI Apresiasi Komitmen PAM Jaya Implementasi KIP

Jumat, 17 Juli 2026 883

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 4772

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5562

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1464

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1082

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1994

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks