Pembinaan Pelaku Pariwasata di Kepulauan Seribu Berkelanjutan

Senin, 31 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 620

1788167482590

(Foto: Istimewa)

Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha pariwisata di wilayah setempat. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap dan menyasar lebih dari 20 pulau hingga Desember 2026.

"Profesional, aman, dan nyaman"

Kepala Suku Dinas Parekraf Kepulauan Seribu, Fahmi Ardi Ramlan mengatakan, pembinaan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, serta memastikan legalitas usaha pariwisata berjalan sesuai ketentuan.

"Pembinaan kami lakukan secara langsung dengan menyambangi pemilik maupun pengelola usaha. Ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan destinasi wisata yang profesional, aman, dan nyaman bagi wisatawan," ujarnya, Senin (31/8).

Fahmi menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan, tim gabungan menyambangi tiga lokasi, yakni Pulau Gusung Sekati, Pulau Semak Daun, dan Pulau Macan.

Menurutnya, kegiatan pembinaan mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko serta Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan.

"Kami tidak hanya bekerja sendiri, melainkan berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Suku Dinas Lingkungan Hidup, Suku Dinas Kesehatan, dan beberapa perangkat daerah lainnya," terangnya.

Menurutnya, terdapat sejumlah aspek yang menjadi fokus pembinaan. Pertama, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan agar lebih responsif. Kedua, sosialisasi dan pemantauan Sertifikat Laik Sehat (SLS) serta Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk memastikan standar kesehatan lingkungan usaha terpenuhi.

Ketiga, pelaku usaha diberikan edukasi mengenai standar keselamatan usaha dan mitigasi risiko bencana. Keempat, dilakukan pemantauan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) agar sesuai dengan perizinan yang dimiliki. Aspek lainnya yang turut menjadi perhatian adalah pengelolaan lingkungan hidup.

"Kami berharap para pelaku usaha dapat menerapkan seluruh hasil pembinaan secara konsisten. Sehingga, sektor pariwisata di Kepulauan Seribu semakin tertib, berkualitas, dan berkelanjutan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Achmad Hariadi menambahkan, pihaknya berfokus memantau penerapan gerakan pemilahan sampah di lokasi usaha pariwisata.

"Kami melakukan pemantauan intensif terkait penerapan pengelolaan sampah berbasis pemilahan sejak dari sumber. Para pelaku usaha diajak aktif melakukan pengurangan timbulan sampah demi menjaga kelestarian ekosistem Kepulauan Seribu," ucapnya.

Ia menuturkan, pembinaan tersebut penting untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan terawat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya tarik wisata Kepulauan Seribu.

"Kami menargetkan pembinaan dilakukan secara merata kepada pelaku usaha di lebih dari 20 pulau. Melalui langkah ini, kami ingin memastikan pemenuhan legalitas dan kesesuaian perizinan berusaha berbasis risiko berjalan optimal di lapangan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
150 Pelaku Usaha di Jakut Ikuti Bimtek Industri Pariwisata

Pelaku Usaha di Jakut Ikuti Bimtek Industri Pariwisata

Jumat, 24 Juli 2026 649

PSX 20260820 142047

Sudin KPKP Jakut Beri Nelayan Pembinaan dan Bantuan Sarpras

Kamis, 20 Agustus 2026 728

Pemandu wisata madya 2

Pelatihan Pramuwisata Madya 2026 Tingkatkan Kompetensi SDM Pariwisata

Jumat, 08 Mei 2026 887

BERITA POPULER
Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 3851

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2718

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1182

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 1452

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1439

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks