Pelatihan Pramuwisata Madya 2026 Tingkatkan Kompetensi SDM Pariwisata

Jumat, 08 Mei 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 827

Pemandu wisata madya 2

(Foto: Istimewa)

Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta (P4Ekraf) kembali memperkuat kualitas sumber daya manusia sektor pariwisata dengan mengadakan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Skema Pramuwisata Madya Tahun 2026.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, menekankan pentingnya peningkatan skema ini bagi kemajuan industri pariwisata Jakarta.

"wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik,"

Ia menyampaikan, penguatan kompetensi pramuwisata ke level Madya sangat krusial agar tenaga kerja mampu mengelola perjalanan wisata yang lebih kompleks, inklusif, dan ramah lingkungan.

“Kami ingin memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik melalui pemandu yang profesional dan tersertifikasi secara nasional," ujarnya, Jumat (8/5).

Program yang diikuti 40 peserta terpilih ini merupakan upaya strategis untuk memastikan standar pelayanan pemanduan wisata di Jakarta memenuhi standar kompetensi nasional.

Rangkaian pelatihan berlangsung di Hotel Novotel Pulomas mulai 4 hingga 8 Mei 2026, kemudian dilanjutkan dengan Uji Kompetensi BNSP pada 13 Mei 2026.

Pelatihan ini mencakup berbagai unit kompetensi utama, antara lain pengelolaan kegiatan interpretatif, penguasaan bahasa Inggris tingkat lanjut, hingga simulasi penanganan kondisi perjalanan yang aman bagi wisatawan.

Selain pembekalan materi di kelas, peserta juga mengikuti sesi praktik lapangan (City Tour) ke berbagai destinasi sejarah dan alam untuk mengasah kemampuan interpretasi dan pengelolaan tur.

Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Endrati Fariani, menambahkan kurikulum pelatihan ini disusun secara komprehensif dengan melibatkan instruktur berpengalaman dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan instansi terkait lainnya.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan relevan dengan perkembangan zaman, mulai dari pengelolaan keberagaman di tempat kerja hingga pengoperasian teknologi pendukung pelaporan.

“Target kami adalah melahirkan pramuwisata yang tidak hanya cakap berkomunikasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab tinggi terhadap budaya lokal dan keamanan wisatawan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260504 073533

Disparekraf Gandeng Perwatusi Gencarkan Promosi Wisata Bahari Jakarta

Senin, 04 Mei 2026 888

Pelatihan pramuwisata isy

Disparekraf Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pramuwisata Muda 2026

Selasa, 05 Mei 2026 867

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3137

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2737

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1900

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1504

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1343

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks