Minggu, 30 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 312
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Sebanyak 25 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) terjaring operasi penjangkauan gabungan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Bekal keterampilan"
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Bernad Tambunan mengatakan, operasi penjangkauan dilakukan berdasarkan hasil monitoring petugas serta laporan masyarakat. Penyisiran difokuskan di sejumlah titik sepanjang Jalan Fatmawati hingga Jalan Darmawangsa.
"Mereka langsung kita bawa menggunakan mobil operasional untuk pendataan dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," ujarnya, Minggu (30/8).
Bernad merinci, sebanyak 17 orang PPKS yang dijangkau merupakan pria dewasa dan delapan orang perempuan. Setelah dilakukan pendataan, seluruh PPKS tersebut dirujuk ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya Kedoya, Jakarta Barat untuk mendapatkan pembinaan dan penanganan lebih lanjut.
"Mereka kita bawa semua untuk mendapatkan pembinaan dan penanganan lebih lanjut. Kalua sudah punya bekal keterampilan kita ingin mereka tidak lagi kembali ke jalan," terangnya.
Sementara itu, Camat Kebayoran Baru, Rachmat Mulyadi menambahkan, operasi penjangkauan melibatkan sedikitnya 75 personel gabungan dari unsur Sudinsos, Satpol PP, TNI-Polri dan unsur lainnya.
"Penjangkauan dilakukan di sejumlah lokasi yang menjadi titik berkumpul berdasarkan aduan masyarakat dan hasil monitoring petugas di lapangan. Rute penyisiran meliputi area ITC Fatmawati, kawasan Blok A, hingga sekitar Gedung Tribrata Darmawangsa," ungkapnya.
Rachmat menambahkan, pihaknya bersama jajaran terkait telah berulang kali memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menjadi PPKS. Namun, kerumunan masih kembali terjadi karena warga mendatangi sejumlah fasilitas umum pada malam hari dengan tujuan mendapatkan uang.
"Mudah-mudahan ini penjangkauan PPKS yang terakhir. Ke depan diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang berkumpul tengah malam memenuhi trotoar ataupun fasilitas umum lainnya," tandasnya.