Jumat, 21 Agustus 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 132
(Foto: Folmer)
Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, mengapresiasi pelaksanaan program tracking Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga yang dilaksanakan jajaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
Apresiasi ini disampaikan Paulus, saat meninjau pelaksanaan program Tracking TB dan CKG di Jalan Pramuka Sari V RW 05 Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (21/8).
Menjangkau penderita TB hingga tingkat RW
Paulus mengatakan, kunjungannya untuk melihat langsung pelaksanaan program tracking dan CKG bagi warga sekitar, dalam rangka menciptakan kemudahan akses kesehatan bagi warga hingga tingkat RW.
"Kami mengapresiasi program tracking TBC dan CKG yang digencarkan jajaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta, karena memberi kemudahan bagi akass kesehatan, serta menjangkau penderita TB hingga tingkat RW," ujar Paulus.
Ia mengungkapkan, pelacakan dilakukan untuk menjangkau warga yang terindikasi TBC serta anggota keluarga yang rentan tertular.
Di saat petugas pemeriksa kesehatan menemukan warga terindikasi TB, akan dilakukan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan terhadap keluarga.
"Kami juga memeriksa pemanfaatan alat Remedi yakni alat pencitraan medis yang memproduksi sistem radiografi digital portable dan seluler berkualitas tinggi untuk diagnosis cepat di rumah sakit dan lapangan," ungkapnya.
Sementara Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Eric PZ Lumbun menjelaskan, program tracking TB dan CKG merupakan upaya dari sektor kesehatan guna menjangkau pasien TBC dan keluarga, serta mewujudkan Kota Jakarta bebas dari penyakit TB.
Ia juga mengapresiasi penggunaan alat rontgen (X-Ray) Remedi yang berbentuk minimalis, sehingga nantinya dapat dibawa kemana pun untuk melakukan pemeriksaan bagian paru dan perut pasien.
“Kita akan menunggu pendistribusian alat rontgen yang akan disebar di setiap Puskesmas Kecamatan," ucapnya.
Ia berharap, warga Jakarta Pusat yang terindikasi TB melakukan pemeriksaan kesehatan sehingga segera mendapat penanganan tim medis.
“Penyakit TB dapat disembuhkan asalkan mendapatkan penanganan tepat. Ikuti anjuran dokter mulai dari konsumsi obat, makanan yang bergizi hingga gaya hidup sehat,” tandasnya.