Kominfotik Jakbar Kampanyekan Keluarga Aman Digital

Kamis, 20 Agustus 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 744

Kominfotik Jakbar kampanye Keluarga Aman Digital budi

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Barat, Kamis (20/8), menggelar kegiatan Sosialisasi Security Awareness bertajuk “Keluarga Aman Digital: Melindungi Ibu dan Anak dari Ancaman Siber”. Kegiatan digelar secara daring dan disiarkan melalui akun YouTube Kota Jakarta Barat.

Kepala Seksi Aplikasi Siber dan Statistik (Astik) Suku Dinas Kominfotik Jakarta Barat, Nur Izzuddin mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap berbagai ancaman siber, khususnya yang menyasar ibu dan anak.

Orang tua perlu melakukan pengawasan penggunaan internet secara bijak

"Penggunaan teknologi dan internet telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan keluarga. Di balik kemudahan tersebut, terdapat berbagai ancaman siber yang dapat menyasar siapa saja. Termasuk ibu dan anak,” ujarnya.

Ditambahkan Nur, peningkatan kesadaran keamanan siber penting dilakukan untuk melindungi data pribadi, identitas digital, serta lingkungan keluarga dari berbagai bentuk kejahatan dan ancaman di ruang digital.

Sementara Sandiman Ahli Madya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Muhammad Ismu Hadi yang hadir sebagai narasumber, mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam membagikan data pribadi di internet. Ia mengimbau masyarakat agar memilah membagikan data hanya di website resmi.

“Jangan bagikan data pribadi. Data kita bernilai, jadi jangan sampai dimanfaatkan,” tukasnya. 

Ia juga mengingatkan masyarakat tidak sembarangan meng-klik tautan atau membuka konten yang sumbernya tidak jelas, serta jangan memberikan akun dan password kepada pihak lain. Sebab, dapat mengancam identitas personal.

Selain perlindungan data pribadi, Ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan internet. 

Menurutnya, peningkatan penggunaan internet oleh anak-anak turut membawa sejumlah risiko, seperti perundungan siber (cyberbullying), penipuan daring, serta paparan konten berbahaya dan kekerasan.

Ia berharap, edukasi keamanan siber dapat meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengenali dan menghindari berbagai ancaman digital.

"Orang tua perlu melakukan pengawasan dan membatasi penggunaan internet anak secara bijak," tandasnya. 

BERITA TERKAIT
Diskominfotik Petakan Kondisi Eksisting SPBE Perkuat Integrasi Layanan Digital

Diskominfotik Petakan Kondisi Eksisting SPBE Perkuat Integrasi Layanan Digital

Selasa, 11 Agustus 2026 918

Kominfo jaksel Literasi Digital Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan tiyo

Sudin Kominfotik Jaksel Perkuat Literasi Cegah Kekerasan Seksual Ruang Digital

Rabu, 29 Juli 2026 481

Kominfo jakut pilah sampah anita2

Sudin Kominfotik Jakut Perkuat Literasi Digital Dukung Gerakan Pilah Sampah

Kamis, 21 Mei 2026 613

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29591

Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 3829

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11679

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 4012

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1241

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks