Kominfotik Jakbar Kampanyekan Keluarga Aman Digital

Kamis, 20 Agustus 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 256

Kominfotik Jakbar kampanye Keluarga Aman Digital budi

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Barat, Kamis (20/8), menggelar kegiatan Sosialisasi Security Awareness bertajuk “Keluarga Aman Digital: Melindungi Ibu dan Anak dari Ancaman Siber”. Kegiatan digelar secara daring dan disiarkan melalui akun YouTube Kota Jakarta Barat.

Kepala Seksi Aplikasi Siber dan Statistik (Astik) Suku Dinas Kominfotik Jakarta Barat, Nur Izzuddin mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap berbagai ancaman siber, khususnya yang menyasar ibu dan anak.

Orang tua perlu melakukan pengawasan penggunaan internet secara bijak

"Penggunaan teknologi dan internet telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan keluarga. Di balik kemudahan tersebut, terdapat berbagai ancaman siber yang dapat menyasar siapa saja. Termasuk ibu dan anak,” ujarnya.

Ditambahkan Nur, peningkatan kesadaran keamanan siber penting dilakukan untuk melindungi data pribadi, identitas digital, serta lingkungan keluarga dari berbagai bentuk kejahatan dan ancaman di ruang digital.

Sementara Sandiman Ahli Madya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Muhammad Ismu Hadi yang hadir sebagai narasumber, mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam membagikan data pribadi di internet. Ia mengimbau masyarakat agar memilah membagikan data hanya di website resmi.

“Jangan bagikan data pribadi. Data kita bernilai, jadi jangan sampai dimanfaatkan,” tukasnya. 

Ia juga mengingatkan masyarakat tidak sembarangan meng-klik tautan atau membuka konten yang sumbernya tidak jelas, serta jangan memberikan akun dan password kepada pihak lain. Sebab, dapat mengancam identitas personal.

Selain perlindungan data pribadi, Ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan internet. 

Menurutnya, peningkatan penggunaan internet oleh anak-anak turut membawa sejumlah risiko, seperti perundungan siber (cyberbullying), penipuan daring, serta paparan konten berbahaya dan kekerasan.

Ia berharap, edukasi keamanan siber dapat meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengenali dan menghindari berbagai ancaman digital.

"Orang tua perlu melakukan pengawasan dan membatasi penggunaan internet anak secara bijak," tandasnya. 

BERITA TERKAIT
Diskominfotik Petakan Kondisi Eksisting SPBE Perkuat Integrasi Layanan Digital

Diskominfotik Petakan Kondisi Eksisting SPBE Perkuat Integrasi Layanan Digital

Selasa, 11 Agustus 2026 641

Kominfo jaksel Literasi Digital Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan tiyo

Sudin Kominfotik Jaksel Perkuat Literasi Cegah Kekerasan Seksual Ruang Digital

Rabu, 29 Juli 2026 273

Kominfo jakut pilah sampah anita2

Sudin Kominfotik Jakut Perkuat Literasi Digital Dukung Gerakan Pilah Sampah

Kamis, 21 Mei 2026 525

BERITA POPULER
IMG 20260817 WA0044

Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 7698

Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 9248

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2460

Dayung Ciliwung jati

Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

Kamis, 20 Agustus 2026 864

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 2253

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks