Jumat, 14 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 196
(Foto: Anita Karyati)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Kesehatan setempat bersama Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) mengadakan pemeriksaan deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks) di Graha YKI, Jalan Baru Sunter Permai, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara,.
"Deteksi dini menjadi langkah penting"
Kegiatan bertajuk Mutiara Sehat (Mulai Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara untuk Sehatkan Wanita Kepulauan Seribu) 2026 tersebut diikuti sekitar 100 peserta. Mereka terdiri atas kader PKK, Dasawisma, Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), dan masyarakat umum.
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, deteksi dini merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan kesehatan perempuan. Pemeriksaan secara berkala dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan sejak awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
"Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat. Ini adalah investasi penting untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup," ujarnya, Jumat (14/8).
Fadjar mengajak seluruh perempuan di Kepulauan Seribu untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
"Pemeriksaan tidak perlu menunggu munculnya keluhan atau gejala," terangnya.
Ia meminta jajaran terkait memastikan adanya tindak lanjut bagi peserta yang membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan medis lebih lanjut.
"Saya berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Mari jadikan momentum ini untuk mewujudkan perempuan Kepulauan Seribu yang sehat, kuat, dan berdaya," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Gamal Ahmad Permana menjelaskan, pemeriksaan diberikan secara gratis sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan deteksi dini kanker.
"Dalam kegiatan ini, warga mendapatkan sejumlah layanan, meliputi pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA), pap smear, pemeriksaan payudara, serta ultrasonografi (USG) menggunakan unit mobil layanan milik YKPI," jelasnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan penyakit tidak menular. Deteksi dini diperlukan agar risiko kanker dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan tindak lanjut.
"Jangan sampai kita baru mengetahui penyakit saat sudah parah. Kita cegah sejak awal melalui skrining ini," bebernya.
Sementara itu, salah seorang warga, Rini Mayasari (43) mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut karena penting bagi perempuan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
"Sebagai istri dan ibu, program ini sangat membantu agar kami bisa mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus khawatir soal biaya. Semoga kegiatan seperti ini terus ada agar kami semua selalu sehat," tandasnya.