Warga Pluit Diberi Pelatihan Gratis Meracik Kopi

Rabu, 12 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 138

IMG 20260812 WA0110

(Foto: Anita Karyati)

Sebanyak 50 warga mengikuti Pelatihan Pengolahan Kopi dan Keterampilan Barista yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Pelatihan gratis ini bertujuan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha kedai kopi yang inklusif, ramah difabel, dan berkelanjutan.

"Pangsa pasar penikmat kopi yang sangat luas"

Lurah Pluit Achmad Faizal mengatakan, pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kelurahan Pluit dengan PT PLN Nusantara Power melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR).

"Kami melihat potensi besar di wilayah Pluit yang kini menjadi salah satu pusat kedai kopi di Jakarta Utara. Jika Jakarta Selatan punya Tebet, maka Jakarta Utara punya Pluit dengan pangsa pasar penikmat kopi yang sangat luas," ujarnya, Rabu (12/8).

Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya bertujuan membuka peluang usaha, tetapi juga membawa misi sosial melalui pemberdayaan masyarakat secara inklusif.

Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), pengelola RPTRA, kader Dasawisma, anggota PKK, hingga warga setempat.

"Semoga pelatihan ini dapat mendorong kemandirian ekonomi warga sehingga ke depan mampu mengelola unit usaha kopi secara mandiri maupun berkelompok," harapnya.

Instruktur pelatihan sekaligus pemilik Kopi Bercanda, Milo Nicolaas memaparkan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar pembuatan espresso menggunakan mesin rumahan hingga pengenalan karakteristik biji kopi.

Ia menuturkan, selain penggunaan peralatan, kualitas kopi juga sangat ditentukan oleh pemilihan biji kopi dan tingkat penyangraiannya atau roasting.

"Kami mengenalkan penggunaan mesin espresso yang mumpuni untuk membuat kopi berkualitas kafe di rumah, termasuk teknik steaming susu untuk pembuatan hot latte," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Mansur (50) mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut karena materi yang diberikan cukup aplikatif bagi masyarakat yang ingin memulai usaha mikro.

"Ini pengalaman pertama saya belajar meracik kopi secara profesional. Ternyata, kuncinya ada pada pemilihan jenis kopi yang tepat," bebernya.

Mansur menambahkan, keterampilan yang diperoleh tidak hanya dapat diterapkan sebagai hobi di rumah, tetapi juga menjadi bekal untuk membuka usaha kecil guna menambah penghasilan keluarga.

"Semoga pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari peningkatan keterampilan ini," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260626 WA0084

75 Peserta Ikuti Bimtek Pelatihan Barista Parekraf Jakbar

Jumat, 26 Juni 2026 978

10 Peserta Ikuti Pelatihan MTU di Kelurahan Pisangan Baru

Pelatihan Gratis Barista di Pisangan Baru Diminati Warga

Jumat, 19 Juni 2026 782

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 8979

Kapal cepat dishub muara angke jati

Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

Senin, 10 Agustus 2026 1208

Pembukaan jafex 2026 rezap

Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 831

Kapal kepulauan seribu ist

Pengelolaan Transportasi Laut Pulau Seribu oleh Transjakarta Dinilai Lebih Efisien

Senin, 10 Agustus 2026 840

Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 1302

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks