Warga Lansia di Paseban Olah Sampah Bungkus Sachet Jadi Produk Bernilai Eknomi

Senin, 10 Agustus 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 460

IMG 20260810 WA0091

(Foto: Nugroho Sejati)

Kreativitas tak memandang usia. Setidaknya, itulah yang dibuktikan Pariyah, warga RT 06/RW 08 Paseban, Senen, Jakarta Pusat.

Lansia berusia 67 tahun ini mampu 'menyulap' sampah plastik kemasan kopi dan minuman sachet menjadi berbagai produk kerajinan tangan bernilai ekonomis, seperti tikar, keranjang, tempat tisu, bungkus galon air mineral dan sebagainya. 

Manfaatkan sampah jadi produk kriya bernilai ekonomi

Pariyah mengatakan, pembuatan berbagai kerajinan tangan dari sampah plastik sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu, untuk mengisi kekosongan waktu di rumah. 

"Sampah plastik bekas bungkus kopi dan minuman sachet dikumpulkan dari anak yang sehari - hari berjualan makanan dan minuman," ujar Pariyah, Senin (10/8).  

Untuk membuat anyaman tikar dari limbah sampah bekas bungkus kopi atau minuman sachet, Pariyah mengaku hanya membutuhkan waktu sekitar sehari. 

"Proses yang lama membersihkan dahulu bekas bungkus kopi sachet. Sementara menganyam sehingga menjadi satu tikar memakan waktu sehari," ungkapnya.

Pariyah mengaku, siap melatih ibu - ibu di lingkungannya yang ingin membuat produk kerajinan tangan bernilai ekonomi dari limbah sampah bungkus kopi atau minuman sachet.

"Semoga kerajinan tangan yang dibuat bisa bermanfaat dan memiliki nilai jual untuk menambah penghasilan keluarga," paparnya. 

Lurah Paseban, Citra Arum Purdiarini, mengaku senang dan bangga terhadap Pariyah yang telah berpartisipasi mengurangi sampah plastik dengan melakukan daur ulang menjadi barang yang memiliki kegunaan dan nilai ekonomi.

"Kami akan membuat platform untuk menampung produk kerajinan tangan dari daur ulang sampah untuk dipasarkan kepada masyarakat. Jadi, selain mengurangi bisa memberikan penghasilan tambahan," ujarnya.

Menurut Citra, beberapa warganya telah melakukan hal serupa Pariyah, membuat kerajinan tangan dari limbah sampah plastik menjadi boneka dan bunga plastik. 

Dia menegaskan, mendukung penuh upaya warga yang memanfaatkan sampah untuk membuat berbagai kriya.

"Kami akan mendata warga dan membantu memasarkan produk dari hasil pengolahan sampah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pelatihan daur ulang sampah di Pulau Panggang

Kader PKK dan Pelaku UMKM Pulau Panggang Dilatih Olah Sampah Plastik

Kamis, 29 Januari 2026 869

Biopori sampah organik nur

Warga Cibubur Kompak Pilah dan Olah Sampah

Rabu, 08 Juli 2026 791

Workshop Eco Enzyme jaksel otoy

Warga Mampang Prapatan Diedukasi Olah Sampah Jadi Eco Enzyme

Kamis, 18 Juni 2026 402

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1559

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1045

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1033

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1501

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1498

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks