Forkopimko Plus Jakut Rancang Strategi Antisipasi Tawuran

Kamis, 06 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 96

PSX 20260806 150436

(Foto: Anita Karyati)

Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Plus Jakarta Utara, Kamis (6/8), menggelar Focus Group Discussion (FGD) untk merancang strategi antisipasi aksi tawuran dan konflik sosial. 

Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Utara, Iyan Sopian Hadi mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk satuan tugas (Satgas) terpadu sebagai respons atas maraknya aksi tawuran yang telah menimbulkan korban jiwa dan keresahan di tengah masyarakat.

Akan dilaksanakan bersama-sama sampai ke tingkat paling bawah

"Beberapa kejadian yang terjadi sangat memprihatinkan. Mudah-mudahan ini menjadi yang terakhir di Jakarta Utara. Karena itu, kita membutuhkan komitmen dan niat yang sama dari seluruh pihak untuk melakukan pencegahan," ujarnya.

Iyan menjelaskan, upaya pencegahan akan dilakukan secara terpadu mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga tingkat RT dan RW. 

Seluruh potensi kerawanan, jelas Iyan, akan dipetakan secara detail sebagai dasar penyusunan langkah antisipasi.

"Rencana aksi ini akan dilaksanakan bersama-sama sampai ke tingkat paling bawah untuk memetakan potensi kerawanan tawuran maupun konflik sosial lainnya," katanya.

Selain penegakan hukum, rapat koordinasi tersebut juga menekankan pentingnya pembinaan terhadap anak-anak yang terlibat tawuran. 

Pendampingan akan dilakukan bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas), Suku Dinas Sosial, dan instansi terkait agar mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan.

Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Rohman Yonky Dilatha merinci, lima Satgas yang dibentuk terdiri dari Satgas Deteksi, Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum), dan Satgas Bantuan.

Masing-masing Satgas memiliki fungsi berbeda, mulai dari deteksi dini wilayah rawan, edukasi kepada pelajar dan pemuda, patroli rutin, penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana, hingga pemberian layanan kesehatan serta trauma healing bagi korban maupun pelaku di bawah umur.

"Jika ada informasi rencana tawuran, seluruh elemen harus siap merespons. Kami juga melibatkan FKDM dan LMK sebagai mata dan telinga di lapangan," tegasnya.

Sementara, Dewan Kota Jakarta Utara, Saipul Abu Gozali, menilai, selama ini kegiatan pencegahan sering kali tidak tepat sasaran karena belum menyentuh aktor utama tawuran. 

Ia mengusulkan, penguatan peran pengurus RT dan RW dalam melakukan pendataan warga secara proaktif.

"Perlu ada identifikasi dan pendataan mendetail terhadap anak muda usia Sembilan hingga 17 tahun di setiap wilayah. Kami mengusulkan agar mereka didata dan didokumentasikan identitasnya oleh aparat," ungkapnya.

Menurutnya, langkah ini bertujuan memberikan efek jera dan pesan peringatan bahwa identitas mereka telah dikantongi pihak berwenang (Kepolisian, TNI, dan Kejaksaan).

"Dengan pengawasan yang mendetail, diharapkan timbul rasa segan bagi para pemuda untuk melakukan tindak pidana karena mereka tahu sedang diawasi secara intensif," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ketua Komisi A DPRD Inggard Joshua fakhri

Komisi A Minta Sinergi Aparat Diperkuat Cegah Tawuran

Selasa, 28 Juli 2026 275

IMG 20260730 WA0156

50 Warga Jatinegara dan Matraman Diedukasi Cegah Tawuran

Kamis, 30 Juli 2026 302

IMG 20260724 WA0087

Celah Pembatas Rel di Jalan I Gusti Ngurah Rai Ditutup Cegah Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 471

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3416

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1693

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1507

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 793

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 880

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks