Rabu, 05 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 109
(Foto: Anita Karyati)
Kangkung seberat 15 kilogram, Pare lima kilogram dan tiga buah Melon Golden, berhasil dipanen dari area urban farming di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang Berseri, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Rabu (5/8).
Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin menilai, hasil panen ini menjadi bukti bahwa keterbatasan lahan di wilayah kepulauan bukan hambatan untuk mengembangkan sektor pertanian.
Manfaatkan ruang yang tersedia menjadi lahan produktif,
"Urban farming bukan hanya menghasilkan sayuran segar, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan ruang yang tersedia menjadi lahan produktif," ujarnya.
Dikatakan Jamaluddin, pihaknya terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan pekarangan atau lahan sempit di lingkungan masing-masing demi memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri.
"Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga, terutama generasi muda, tentang pentingnya bercocok tanam," terangnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Pulau Panggang, Mas'amah menambahkan, pihaknya akan terus mendukung pengembangan urban farming sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
"Kami ingin mengajak masyarakat untuk gemar menanam. Tidak harus memiliki lahan luas, karena dengan sistem hidroponik masyarakat tetap bisa menghasilkan sayuran sehat untuk kebutuhan rumah tangga," ungkapnya.
Sementara, petugas RPTRA Tanjung Elang Berseri, Muakad menjelaskan, keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama kolektif antara pengelola dan kader PKK yang rutin melakukan perawatan tanaman.
"Setiap hari kami mengecek nutrisi, kebersihan instalasi hidroponik, hingga kondisi tanaman. Semoga kebun ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat yang ingin memulai urban farming," tandasnya.