DKI Susun Indeks Demokrasi Indonesia Secara Transparan

Selasa, 04 Agustus 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 782

Bakesbangpol DKI Gandeng BPS Susun Penilaian IDI 2026

(Foto: Folmer)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menyusun penilaian Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2026 secara transparan dengan melibatkan beberapa pihak terkait. 

Kepala Bidang Politik dan Demokrasi Bakesbangpol DKI Jakarta, Tri Kurnia Frihatino mengatakan, pihaknya melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS), lembaga pendidikan, lembaga penelitian dan organisasi masyarakat sipil, saat menyusun penilaian IDI 2026. Sehingga data yang dihasilkan nantinya dapat dijadikan dasar kuat pengambilan keputusan.

IDI 2026 target capaian yang ditetapkan sebesar 85,78

Tri menjelaskan, pihaknya hari ini menyelenggarakan Diskusi Kelompok Terpumpun atau Focus Group Discussion (FGD) sebagai tindaklanjut Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 540 Tahun 2025 tentang Kelompok Kerja IDI periode 2025-2029.

"IDI merupakan tools atau alat yang telah disepakati bersama dipergunakan sebagai parameter tingkat perkembangan demokrasi di seluruh provinsi di Indonesia yang diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan bebedapa aspek dan indikator yang diambil dari data atau peristiwa yang terjadi di masyarakat," ujar Tri, Selasa (4/8). 

Ia menjelaskan, perkembangan nilai IDI di DKI Jakarta memperoleh skor tertinggi secara nasional selama lima berturut -turut, pada 2017 hingga 2021 dengan capaian nilai 84,73 hingga 82.08. 

Dijabarkan Tri, pada 2023 peringkat IDI DKI Jakarta mengalami penurunan dari posisi kedua menjadi kelima di tahun 2024 dan turun ke peringkat delapan pada 2025. 

Namun, menurut Tri, skor ini masih kategori Tinggi dan berada di atas rata-rata nilai IDI nasional.

"Kami mengajak peserta berperan aktif menyampaikan informasi maupun data guna memperkaya proses FGD, terutama untuk mengevaluasi penilaian IDI 2025 serta menyusun penilaian IDI tahun 2026 dengan target yang ditetapkan sebesar 85,78," jelasnya. 

Sementara Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, memaparkan beberapa poin untuk meningkatkan IDI DKI, yakni memperkuat keterbukaan informasi, peninjauan ulang kebijakan Pergub Nomor 25 tahun 2016 tentang pengendalian pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum pada ruang publk. 

Serta penguatan demokrasi bagi publik ditujukan kepada berbagai kelompok masyarakat termasuk pelajar, komunitas lokal, pemilih pemula, organisasi masyarakat. 

"Ini bertujuan agar setiap kelompok memahami hak, kewajiban dan perannya dalam kehidupan demokratis sehingga kualitas demokrasi semakin kuat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260621 WA0004

Kepala Bakesbangpol DKI: Peringatan HANI Momentum Perkuat P4GN

Minggu, 21 Juni 2026 481

PSX 20260623 172627

Bakesbangpol DKI Sosialisasikan Pemantauan dan Pengawasan Orang Asing

Selasa, 23 Juni 2026 915

Bakesbangpol DKI Gelar Ngopi Cetar di RPTRA Kebon Sirih

Bakesbangpol Ajak Warga Jaga Kondusifitas Wilayah

Rabu, 10 Desember 2025 959

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 6192

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5605

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1314

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1570

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 903

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks