BPBD DKI Tingkatkan Mitigasi Hadapi Musim Kemarau

Selasa, 04 Agustus 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 860

Cuaca jakarta panas jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang ditandai dengan suhu udara yang lebih panas dan minimnya curah hujan.

Meskipun fenomena yang terjadi saat ini merupakan bagian dari kondisi musim kemarau, BPBD DKI Jakarta tetap melakukan berbagai langkah antisipasi untuk meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan.

"menyiapkan mekanisme dukungan distribusi air bersih,"

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan informasi cuaca dan iklim berdasarkan data dari BMKG secara rutin, sebagai dasar dalam menyusun langkah-langkah antisipasi selama musim kemarau berlangsung.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga memperkuat koordinasi dengan berbagai perangkat daerah, di antaranya Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Kesehatan, Dinas Sumber Daya Air, PAM Jaya, serta pemerintah kota dan kabupaten administrasi untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau.

Maruli menjelaskan, pihaknya turut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik kebakaran bangunan maupun lahan, melalui pemantauan wilayah-wilayah rawan serta edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Kami juga menyiapkan mekanisme dukungan distribusi air bersih apabila terdapat wilayah yang mengalami kesulitan akses air bersih berdasarkan hasil asesmen serta koordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya, Selasa (4/8).

Selain itu, BPBD DKI Jakarta mengoptimalkan layanan Jakarta Siaga 112 agar masyarakat dapat segera melaporkan apabila terjadi kondisi kedaruratan selama musim kemarau.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan saat suhu udara sedang tinggi, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, menggunakan pelindung diri seperti topi atau payung ketika beraktivitas di luar ruangan, menghemat penggunaan air bersih, serta tidak membuang puntung rokok maupun melakukan pembakaran sampah sembarangan karena dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Maruli menjelaskan, kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

“Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan, diharapkan berbagai risiko yang mungkin timbul selama musim kemarau dapat diminimalkan,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Nelayan cilincing rezap2

Musim Kemarau, Hasil Tangkapan Nelayan Jakarta Meningkat

Selasa, 04 Agustus 2026 611

IMG 20260721 WA0073

Pramono Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran Saat Kemarau Panjang

Selasa, 21 Juli 2026 733

Dinas lh mitigasi bencana bantargebang gery ist

Hadapi Musim Kemarau, Mitigasi Kebakaran TPST Bantargebang Diperkuat

Selasa, 07 Juli 2026 848

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3179

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1943

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 728

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1400

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1256

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks