Jumat, 31 Juli 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 128
(Foto: Anita Karyati)
Sahrial, warga RT 02/RW 03, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, memanfaatkan lahan terbatas menjadi peternakan ayam petelur.
Di atas lahan seluas 9 x 15 meter, Sahrial membangun kandang ayam petelur skala rumah tangga. Pada tahap awal, ia memelihara sekitar 160 ekor ayam petelur yang saat ini masih dalam masa pemeliharaan.
Mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga
Sahrial mengatakan, pembangunan peternakan tersebut membutuhkan investasi sekitar Rp250 juta. Dana tersebut digunakan untuk membangun kandang, menyediakan sarana pendukung, serta membeli bibit ayam petelur.
"Usaha ini baru kami mulai. Harapannya, peternakan ini dapat terus berkembang dan mendukung program ketahanan pangan pemerintah, khususnya dalam memenuhi kebutuhan telur masyarakat di Kepulauan Seribu," ujarnya, Jumat (31/7).
Meski belum memasuki masa produksi, Sahrial optimistis usaha tersebut akan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarganya.
Ia juga berharap langkah yang dilakukannya dapat menginspirasi warga lain untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki menjadi usaha produktif.
"Saya ingin menunjukkan bahwa lahan yang terbatas jika dikelola dengan baik, dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga," tuturnya.
Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin, mengapresiasi langkah produktif yang dilakukan warganya. Menurutnya, pengembangan peternakan ayam petelur tersebut merupakan wujud nyata penguatan ketahanan pangan di wilayah kepulauan.
Ia menilai, usaha tersebut tidak hanya berpotensi meningkatkan ketersediaan pangan, tetapi juga mendukung pemanfaatan sampah organik sebagai pakan ternak serta memperkuat kemandirian pangan masyarakat.
"Semoga usaha ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi warga lainnya untuk mengembangkan usaha serupa. Dengan begitu, perekonomian masyarakat Pulau Panggang juga akan semakin meningkat," tandasnya.