Kamis, 30 Juli 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Andry 115
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menggelar Puncak Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (K3N) sebagai implementasi Germas enam indikator di Ruang Dirgantara, Kanto Wali Kota setempat.
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho mengatakan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan produktivitas pekerja adalah dua hal yang sangat penting bagi keberlangsungan dan keberhasilan perusahaan. Kedua hal ini saling terkait dan sangat mempengaruhi satu sama lain.
"K3 hadir untuk membebaskan dari insiden dan kecelakaan kerja,"
"K3 hadir untuk membebaskan dari insiden dan kecelakaan kerja, sehingga dapat membuat pekerja dapat bekerja dengan aman dan nyaman," ujarnya, Kamis (30/7).
Ali meminta, perkantoran atau perusahaan harus memastikan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerjanya terus terjaga. Mereka juga harus memastikan bahwa fasilitas kerja dan lingkungan kerja memadai dan bebas dari bahaya.
Dengan demikian, lanjut Ali, perusahaan dapat memastikan bahwa produktivitas pekerja tetap terjaga dan dapat meningkat.
"Mereka harus memastikan bahwa setiap pekerja memiliki lingkungan kerja yang aman dan sehat serta bebas dari bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja, cedera, atau kerusakan kesehatan," ucapnya.
Terkait Germas, Ali mengajak semua unsur memanfaatkan momentum ini untuk membudayakan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
"Mudah-mudahan melalui upaya promotif preventif, kita dapat mencegah dan mengatasi permasalahan-permasalahan kesehatan yang ada pada saat ini, termasuk untuk mencegah meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit menular maupun tidak menular," ungkapnya.
Sementara itu, Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan, Debi Intan Suri menjelaskan, dengan tema "Sehat Jiwa, Aman Bekerja, Aktif Berkarya", peringatan bulan K3 ini bertujuan untuk mendorong semua pihak, baik itu komunitas, pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaraannya dan terlibat langsung dalam menuju pekerja yang sehat, kuat, menciptakan tempat kerja yang sehat, aman dan nyaman.
Debi menambahkan, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat, maupun industri, dan pihak terkait lainnya dapat termotivasi untuk berperan aktif dalam peningkatan pemasyarakatan K3 sehingga tercipta pelaksanaan K3 secara mandiri dan dapat mendukung arah kebijakan.
"Dengan peringatan ini, herapan kami tentunya akan terciptanya tempat kerja yang aman, nyaman, sehat menuju kecelakaan nihil guna peningkatan produktivitas nasional," tandasnya.