Kamis, 12 Februari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 185
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Kepulauan Seribu menggelar kegiatan Bincang Asik (Bisik) bertema Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional serta Hari Gizi Nasional di Ruang Penyu, Lantai 6, Gedung Mitra Praja, Sunter Agung, Jakarta Utara, Kamis (12/2).
"Sumber daya manusia yang sehat"
Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Tri Indrawa, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut karena dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan kerja yang aman serta pemenuhan gizi seimbang bagi masyarakat.
"Acara ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja dan gizi yang baik merupakan fondasi dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing guna mendukung pembangunan daerah berkelanjutan," ujarnya, Kamisn(12/2).
Ia menambahkan, peringatan Bulan K3 Nasional dan Hari Gizi Nasional harus dimaknai sebagai upaya memperkuat kesadaran aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
"Lingkungan perkantoran, potensi risiko seperti kelelahan kerja, ergonomi yang kurang tepat, hingga pola hidup tidak sehat kerap terabaikan. Melalui penerapan budaya K3, setiap pekerja didorong lebih peduli terhadap pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja," terangnya.
Sementara itu, Kepala Sudinkes Kepulauan Seribu, Ghamal Ahmad Permana menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Bulan K3 Nasional yang berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari serta Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap 25 Januari.
"Ini menjadi pengingat untuk membiasakan pola makan bergizi seimbang. Harapannya, masyarakat Kepulauan Seribu tumbuh menjadi generasi emas yang sehat dan berkualitas," ungkapnya.
Ia menuturkan, kegiatan yang digelar secara hybrid tersebut diikuti lebih dari 150 peserta, terdiri atas ASN, Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), pelajar, dan masyarakat.
Ghamal menyampaikan, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain dr. Anita Suryani yang memaparkan penerapan K3 perkantoran sebagai pilar lingkungan kerja aman dan sehat.
Kemudian, Esti Nurwanti yang membahas penerapan gizi seimbang bagi pekerja dan keluarga, serta Psikolog, Kus Hanna Rahmi yang menjelaskan keseimbangan kerja dan kehidupan (work-life balance) dalam perspektif K3 modern.
Melalui kegiatan ini, Ghamal mengajak seluruh pemangku kepentingan menanamkan budaya K3 dalam setiap aktivitas kerja serta membiasakan konsumsi gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.
"Mari wujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif dengan mematuhi standar K3. Melalui komitmen ini, penerapan K3 dan perbaikan status gizi masyarakat dapat berjalan optimal," tandasnya.