Jumat, 24 Juli 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 138
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Sebanyak 200 peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti kegiatan Kenali Museum Sejak Dini (KeMuDI) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan DKI Jakarta dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Pelepasan peserta dilakukan oleh Bunda PAUD Jakarta Selatan, Azizah Syafrin Liputo, di Kantor Wali Kota setempat.
"Bangga terhadap budaya serta warisan bangsa"
Azizah mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan mengajak anak-anak PAUD belajar dengan cara yang menyenangkan sekaligus mengenal lingkungan sekitar. Melalui pembelajaran di luar kelas, anak-anak juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu sejak usia dini.
"Ingatlah bahwa belajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas. Setiap pengalaman baru adalah kesempatan untuk menambah pengetahuan, melatih keberanian, dan mengenal dunia dengan lebih luas," ujarnya, Jumat (24/7).
Azizah menyampaikan apresiasi kepada para guru dan seluruh pendamping yang telah memberikan dedikasi serta komitmennya dalam mendampingi anak-anak selama mengikuti kegiatan pembelajaran di luar kelas.
"Selama mengikuti kegiatan, pesan saya anak-anak dengarkan arahan bapak dan ibu guru, jaga sikap yang baik, saling menyayangi sesama teman, serta tetap semangat dan gembira. Jadilah anak-anak yang berani bertanya, gemar belajar, dan bangga terhadap budaya serta warisan bangsa," ajaknya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso menambahkan, KeMuDI menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengenal sejarah dan budaya Indonesia melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.
Santoso menjelaskan, sebanyak 200 peserta didik tersebut mengunjungi Museum Bahari di Jakarta Utara. Para peserta berangkat menggunakan bus Transjakarta dan bus sekolah.
"Setibanya di Museum Bahari, anak-anak diajak berkeliling untuk mengenal berbagai koleksi sekaligus mempelajari sejarah kebaharian nusantara," bebernya.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman baru sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Indonesia kepada anak-anak sejak usia dini.
"Kami meminta seluruh pihak untuk dapat mendukung dan memfasilitasi apa yang menjadi cita-cita anak Jakarta. Harapannya, tentunya, mereka dapat menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa," tandasnya.