52 UMKM di Jaktim Resmi Jadi Mitra Retail Modern

Senin, 27 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 159

Umkm jaktim mitra minimarket nurito

(Foto: Nurito)

Sebanyak 52 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta Timur resmi menjadi mitra gerai minimarket Indomaret. Kepastian tersebut ditandai dengan penandatanganan formulir kerja sama kemitraan pelaku UMKM yang dilakukan di Gedung Pusat Promosi Industri Kayu dan Mebel (PPKIKM), Jalan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung.

"Lolos seleksi atau kurasi"

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto mengatakan, sebanyak 52 pelaku UMKM tersebut telah mengikuti tahapan kurasi terakhir bersama PT Indomarco sekaligus melengkapi formulir kerja sama. 

Menurutnya, kemitraan ini menjadi salah satu terobosan yang selama ini dinantikan para pelaku UMKM agar produk mereka dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

"Mudah-mudahan ini bisa terus berjalan. Pesan saya kepada para pelaku usaha agar tetap konsisten, menjaga mutu, terus berinovasi dan tidak bosan," ujarnya, Senin (27/7).

Kusmanto menjelaskan, Jakarta Timur memiliki potensi pasar yang sangat besar untuk pengembangan produk UMKM. Selain memiliki jumlah penduduk yang mencapai sekitar 3,2 juta jiwa, Jakarta Timur juga memiliki sarana transportasi dan pusat aktivitas masyarakat, seperti Bandara Halim Perdanakusuma serta stasiun kereta api cepat.

"Kondisi ini membuka peluang besar bagi produk UMKM lokal untuk dipasarkan melalui jaringan ritel modern yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta Timur," ungkapnya.

Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Timur, Andi Ahmad Redi memaparkan, proses seleksi dilakukan secara bertahap dan cukup ketat. Pada tahap awal, terdapat sekitar 1.000 UMKM yang mengikuti seleksi. 

"Dari jumlah tersebut, sekitar 100 UMKM dinyatakan lolos seleksi atau kurasi. Setelah menjalani proses kurasi lanjutan, akhirnya sebanyak 52 UMKM dinyatakan memenuhi persyaratan dan resmi menjadi mitra Indomaret," imbuhnya.

Micro Economic Manager PT Indomarco, Purwanto Wahyudi menambahkan, sebanyak 52 UMKM tersebut dinyatakan lolos kurasi dan menandatangani perjanjian kerja sama sebelum mulai memasok produknya ke gerai Indomaret.

"Produk mereka tidak boleh sama satu sama lain saat masuk ke gerai Indomaret. Kita coba mengurangi duplikasi produk," bebernya.

Ia menuturkan, proses seleksi tidak hanya mempertimbangkan jenis produk yang dihasilkan. Aspek lain yang menjadi penilaian meliputi cita rasa, tampilan kemasan, pelabelan, serta berbagai persyaratan pendukung lainnya.

"Setelah resmi menjadi mitra, produk dari 52 UMKM tersebut dijadwalkan mulai dipasok ke gerai Indomaret pada Agustus mendatang," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pelaku UMKM, Muhammad Alamudin mengaku senang karena produk usahanya berhasil lolos kurasi dan mendapat kesempatan dipasarkan melalui gerai Indomaret.

"Produk kami ada tujuh varian kacang almond dan lima varian kacang mede panggang. Namun, yang masuk ke Indomaret hanya varian kacang mede saja," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Omzet Bazar UMKM Festival Lubang Buaya Tembus Rp 26,6 Juta

Omzet Bazar UMKM Festival Lubang Buaya Tembus Rp 26,6 Juta

Senin, 13 Juli 2026 889

SAVE 20260710 175028

UMKM dan Ekonomi Kreatif Perkuat Daya Saing Jakarta Menuju 50 Kota Global

Jumat, 10 Juli 2026 1040

BERITA POPULER
Pelantikan dpp forkabi rezap2

Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

Jumat, 24 Juli 2026 1667

Peresmian Open Top Tour Of Batavia otoy

Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

Kamis, 23 Juli 2026 1305

IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1508

HBKB di Jaktim Diwarnai dengan Kampanye Pilah Sampah

Kampanye Pilah Sampah Meriahkan HBKB di Jaktim

Minggu, 26 Juli 2026 566

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 1263

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks