Tekan Sampah Makanan, Warga Diajak Bijak Kelola Pangan

Jumat, 24 Juli 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 835

Sampah organik jati3

(Foto: Nugroho Sejati)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat pengurangan sampah dari sumber dengan mengajak masyarakat mengelola pangan secara lebih bijak. Langkah ini penting karena sisa makanan masih menjadi bagian terbesar dari sampah organik yang setiap hari harus dikumpulkan, diangkut, dan diolah oleh pemerintah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin mengatakan, pengurangan sisa makanan atau food waste dari rumah tangga dan tempat usaha akan memberikan dampak langsung terhadap berkurangnya beban sistem pengelolaan sampah kota.

"harus menjadi bagian dari kebiasaan,"

“Semakin sedikit makanan yang terbuang, semakin kecil pula volume sampah yang harus dikumpulkan, diangkut, dan diolah. Karena itu, pengurangan sisa makanan harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari masyarakat Jakarta,” ujarnya, Jumat (24/7).

Ia menyampaikan, melalui Gerakan Warga Jakarta Bijak Pangan dan Gerakan Pilah Sampah, masyarakat didorong untuk merencanakan konsumsi, mencegah makanan terbuang, memanfaatkan bahan pangan yang masih layak, serta memilah sampah sejak dari rumah.

Dudi menjelaskan, gerakan yang dilaksanakan bersama Indonesia Business Council for Sustainable Development atau IBCSD tersebut juga melibatkan komunitas serta pelaku usaha sektor hotel, restoran, dan katering atau HORECA. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Ia menyebut, Jakarta menghasilkan sekitar 9.059 ton sampah setiap hari saat ini. Hampir separuh dari jumlah tersebut merupakan sampah organik yang didominasi sisa makanan.

Menurutnya, masyarakat dapat berkontribusi melalui langkah sederhana, seperti merencanakan belanja sesuai kebutuhan, mengambil makanan secukupnya, menghabiskan makanan, mengolah kembali bahan pangan yang masih layak, serta memisahkan sampah organik dan anorganik.

“Sampah sisa makanan yang terus meningkat memberikan beban besar terhadap sistem pengelolaan sampah perkotaan. Karena itu, pengurangannya harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari dalam mengelola pangan,” jelasnya.

Executive Director IBCSD, Indah Budiani mengatakan, Gerakan Warga Jakarta Bijak Pangan mendorong masyarakat memandang sisa makanan sebagai persoalan yang dapat dicegah melalui perubahan kebiasaan.

Peluncuran gerakan tersebut diawali dengan kegiatan Demo Masak Bapak-Bapak Bijak Pangan yang menampilkan para pria mengolah bahan pangan tersisa menjadi hidangan baru.

Ia menilai, kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa pengelolaan pangan bukan hanya tanggung jawab perempuan, melainkan tanggung jawab seluruh anggota keluarga.

“Masyarakat dapat menerapkan kebiasaan sederhana, seperti merencanakan belanja sesuai kebutuhan, menyimpan pangan dengan benar agar lebih tahan lama, mengolah kembali makanan yang masih layak, hingga menyalurkannya kepada mereka yang membutuhkan,” ucapnya.

Menurutnya, perubahan kebiasaan di rumah dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan secara konsisten oleh jutaan warga Jakarta. Selain mengurangi sampah, pengelolaan pangan yang bijak juga membantu menghemat pengeluaran rumah tangga dan memperkuat kepedulian sosial.

Diharapkan, Gerakan Warga Jakarta Bijak Pangan dan Gerakan Pilah Sampah dapat berkembang menjadi gerakan bersama. 

“Melalui keterlibatan pemerintah, masyarakat, komunitas, dan dunia usaha, jumlah sisa makanan yang berakhir menjadi sampah dapat terus ditekan sejak dari sumber,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pramono pilah sampah rasuna said bilal

Lomba Pilah Sampah Sektor Horeka, Pemprov DKI Siapkan Insentif Pajak

Minggu, 07 Juni 2026 1253

Dinas LH Bakal Tingkatkan Pengawasan Sampah di Sektor Horeka

Dinas LH Bakal Tingkatkan Pengawasan Sampah Sektor Horeka

Kamis, 27 Februari 2025 1661

Sampah organik otoy2

Raperda Sistem Pangan Wajibkan Pelaku Usaha Kelola Sampah Organik

Kamis, 23 Juli 2026 605

BERITA POPULER
Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1087

Peresmian LRT manggarai rezap

LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

Rabu, 16 September 2026 520

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp jati

Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

Kamis, 10 September 2026 1362

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 809

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 994

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks