Workshop Penyusunan UKL-UPL di Kepulauan Seribu Diikuti 30 Peserta

Rabu, 22 Juli 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 140

Workshop Penyusunan UKL UPL Digital P1000 anita

(Foto: Anita Karyati)

Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu menggelar workshop Penyusunan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) melalui Sistem AmdalNet di Gedung Mitra Praja, Sunter Agung, Jakarta Utara. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 peserta.

"Tidak ada kendala teknis dalam proses perizinan"

Kegiatan yang berlangsung pada 22-23 Juli 2026 tersebut diikuti peserta yang terdiri dari perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan pengelola resor di wilayah Kepulauan Seribu.

Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Tri Indrawan mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam penyelenggaraan workshop tersebut. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta terhadap regulasi lingkungan hidup sekaligus kemampuan mengidentifikasi dampak lingkungan secara tepat.

"Melalui kegiatan ini, para pengelola resor diharapkan memahami peran dan kewajibannya, khususnya dalam penyusunan dokumen UKL-UPL melalui Sistem AmdalNet. Hal ini penting agar tidak ada kendala teknis dalam proses perizinan," ujarnya, Rabu (22/7).

Tri menjelaskan, para pengelola resor juga perlu memahami seluruh tahapan penyusunan dokumen secara digital yang telah terintegrasi dengan sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA). 

"Integrasi ini diharapkan dapat mempercepat proses penerbitan persetujuan lingkungan," terangnya.

Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Sudin LH Kepulauan Seribu, Sri Hayyu Alynda Heryati menambahkan, lokakarya tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) serta praktisi yang berkompeten di bidangnya.

"Materi yang diberikan meliputi perencanaan penyusunan persetujuan lingkungan, sinkronisasi akun OSS, hingga penentuan skala kewenangan berdasarkan data KBLI dan pemeriksaan lokasi terhadap Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru (PIPPIB)," ungkapnya.

Ia menuturkan, peserta juga mendapatkan materi teknis mengenai penyusunan matriks pengelolaan dan pemantauan lingkungan. Selain itu, dijelaskan pula alur utama penggunaan AmdalNet, mulai dari penapisan otomatis, pelingkupan, penyusunan formulir UKL-UPL, pemeriksaan, hingga penerbitan persetujuan lingkungan.

"Peserta juga melakukan praktik langsung penggunaan aplikasi AmdalNet agar lebih memahami proses penyusunan dokumen secara teknis," bebernya.

Sementara itu, salah seorang peserta dari PT Sepa Permai (Resor Sepa), Ida menyampaikan, lokakarya tersebut sangat membantu dalam memahami sistem digital AmdalNet yang masih tergolong baru.

"Workshop ini sangat membantu kami memahami prosedur terbaru. Dengan adanya praktik langsung, kami jadi lebih memahami alur sistemnya. Semoga proses perizinan lingkungan ke depan menjadi lebih lancar dan akurat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260408 WA0089

Pemkot Jakbar Gelar Workshop Pengelolaan Sampah di Rusun Tambora

Rabu, 08 April 2026 545

Sampah rusun waduk cincin anita

Warga Apresiasi Percepatan Pembersihan Sampah TPS Rusun Waduk Pluit

Kamis, 16 Juli 2026 310

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 6172

BERITA POPULER
Perlintasan kereta dok 1

Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

Kamis, 16 Juli 2026 2097

IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 979

IMG 20260721 WA0104

Pemprov DKI Bidik Pasar Timur Tengah Melalui Seminar Pariwisata di Yordania

Rabu, 22 Juli 2026 570

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 987

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 784

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks