Jumat, 17 Juli 2026 Reporter: Folmer Editor: Andry 210
(Foto: Folmer)
Puluhan kader posyandu dari tujuh Rukun Warga (RW) Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, antusias mengikutĺ pembinaan dan pembekalan seputar pencegahan stunting dan pola asuh balita positif yang digelar di RPTRA Mutara, Jumat (17/7).
"Topik pembekalan dipilih berdasarkan realita,"
Kasie Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Sumur Baru, Nuryani Fahman mengatakan, pihaknya dan Universitas Yarsi bersinergi menggelar kegiatan pembinaan dan pembekalan mengusung tema,"Pencegahan Stunting dan Pola Asuh Positif di Era Digital" yang diikuti sebanyak 80 kader posyandu balita.
"Topik pembekalan dipilih berdasarkan realita bahwa gaya hidup digital semakin berkembang, termasuk aspek pengasuhan anak," ujarnya.
Ia mengungkapkan,pola asuh anak di era digital saat ini perlu mendapatkan perhatian serius oleh semua pihak.
"Kami ingin kader posyandu balita se Kelurahan Sumur Batu memiliki pengetahuan mumpuni bagaimana menerapkan pola asuh anak yang benar agar dapat tumbuh kembang baik" ungkapnya.
Nuryani berharap, kader posyandu balita se Kelurahan Sumur Batu setelah mengikuti pelatihan mampu mengimplementasinya membantu warga di lingkungan masing masing.
"Pengetahuan yang diperoleh nantinya digetuktularkan kepada ibu - ibu yang memiliki anak di sekitarnya agar mampu melakukan pencegahan stunting sejak dini dengan menerapkan pola asuh anak yang benar sehingga kelak menjadi generasi unggul di masa mendatang," paparnya.
Sementara itu, Ketua Posyandu RW 03 Sumur Batu, Junita Fitri Indrawati mengapresiasi atas diselenggarakan pembinaan perihal Pencegahan stunting dan pola asuh anak yang baik.
"Kader mendapatkan pengetahuan seputar upaha pencegahan stunting yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak melalui penerapan pola asuh yang benar," tambahnya.