Pengelolaan Sampah di Grogol Utara Hasilkan Omzet Jutaan Rupiah

Jumat, 17 Juli 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 751

PSX 20260717 155611

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RT 09/07, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menunjukkan hasil positif. Melalui pemilahan sampah organik dan anorganik dari sumber, warga tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomi.

"Pengelolaan sampah di sini sangat baik"

Lurah Grogol Utara, Syopwani mengatakan, pengelolaan sampah tersebut merupakan implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta mengenai pemilahan sampah dari sumber. Program ini mendorong masyarakat mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat sekaligus memiliki nilai ekonomi.

"Pengelolaan sampah di sini sangat baik. Meskipun berada di kawasan permukiman, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sangat tinggi," ujarnya, Jumat (17/7).

Syopwani menjelaskan, warga terlebih dahulu memilah sampah menjadi tiga kategori, yakni organik, anorganik, dan residu. Sampah organik, seperti daun, dicacah sebelum dimasukkan ke dalam lubang biopori dan komposter untuk diolah menjadi pupuk cair.

Menurutnya, hasil pengelolaan yang telah berjalan selama beberapa bulan mulai terlihat. Pupuk cair yang dihasilkan dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman di area budi daya kelolaan warga.

"Hasil pupuk organik tersebut kini digunakan untuk menyiram tanaman di lokasi budi daya yang telah disiapkan warga," terangnya.

Ia menambahkan, sejak diberlakukannya Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber, di Kelurahan Grogol Utara sudah dibangun dua teba modern, 44 biopori jumbo, dan 59 komposter.

"Pembangunan sarana pengelolaan sampah masih terus berlanjut. Kami bersama warga, dengan dukungan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, terus menyiapkan sarana, prasarana, dan lokasi untuk memperluas pengelolaan sampah," ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola Kelompok Tani (Poktan) Perumahan Senayan Residence, Arifin memaparkan, untuk mempercepat proses penguraian sampah organik, pihaknya menggunakan aktivator EM4 setelah sampah dicacah dan dimasukkan ke dalam biopori maupun komposter.

"Pupuk cair yang dihasilkan dimanfaatkan untuk penyiraman tanaman di seluruh kompleks, termasuk tanaman buah. Adapun sampah organik rumah tangga, seperti sisa makanan, kami haluskan menggunakan blender untuk dijadikan pakan ikan lele di kolam bioflok," bebernya.

Ia menuturkan, pemanfaatan pupuk kompos hasil olahan sendiri telah membuahkan hasil. Kelompok tani berhasil memanen hampir satu ton semangka yang dibudidayakan tanpa menggunakan pestisida kimia.

"Hasil panennya cukup memuaskan. Buah semangka terasa lebih manis karena seluruh proses budidayanya menggunakan pupuk kompos hasil olahan sendiri. Keuntungan dari penjualan panen dimasukkan ke kas lingkungan untuk mendukung kegiatan budi daya berikutnya," ucapnya.

Tidak hanya dari sampah organik, lanjut Arifin, pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga. 

"Dalam satu bulan, hasil penjualan sampah anorganik mampu menghasilkan pendapatan sekitar Rp 3 juta hingga Rp 4 juta yang dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan di lingkungan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260717 WA0096

Media Pengelolaan Sampah di Grogol Selatan Diperbanyak

Jumat, 17 Juli 2026 651

Gerobak sampah jatipadang otoy

Syafrin Ingatkan Pentingnya Peran Petugas Gerobak Sampah

Kamis, 16 Juli 2026 451

Pelaku UMKM Jelambar pilah sampah budi

Pelaku UMKM di Jelambar Tidak Pilah Sampah Terancam Kena Sanksi

Rabu, 15 Juli 2026 507

BERITA POPULER
TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2562

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 1428

Ani ruspitawati ist (1)

Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 1596

Siswa PJJ otoy

Antisipasi Dampak Paparan Abu Vulkanik, Dinas Pendidikan Terapkan PJJ Mulai Senin

Minggu, 06 September 2026 689

Water mist rasuna said tiyo

Sudin LH Jaksel Semprot Water Mist di Dua Ruas Jalan

Jumat, 04 September 2026 1096

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks